Senin, 29 Februari 2016

Gas Gas Bangkit Lagi, Munculkan Motor Enduro 2017

Setelah sempat bangkrut, pabikan motor Gas Gas asal Spanyol bangkit kembali. Mereka memunculkan foto motor enduro dan trial yang rencananya akan dirilis pada tahun 2017. Ini kabar baik, karena sebetulnya Gas Gas itu salah satu motor Eropa yang istimewa. Berikut ini penampakan Gas Gas EC300 enduro racing 2017:


Senin, 15 Februari 2016

Penampakan Motor Enduro Sherco Edisi Factory 2016

Penampakan motor enduro Shero versi Factory terlihat semakin keren. Ini mirip dengan yang dipakai tim resmi Sherco dalam balap enduro dunia. Versi factory ini bawaan dari pabrik sudah memakai knalpot FMF racing dan tengki bensin yang transparan, sehingga bisa nampak ketersediaan bahan bakarnya.

Untuk mesin 2 tak yaitu 250 dan 300 cc, berikut spesifikasinya:
  • Fork WP 48mm sealed cartridges 4860 MXMA
  • Knalpot FMF racing
  • Velg warna biru
  • Tengki bensin transparan
  • Sadel alias jok ala factory
  • Disc brake belakang spek racing
  • Pelindung mesin AXP
  • Grip dua warna

Jumat, 12 Februari 2016

Ini Dia Motor Trail Gaya Adventure di Bawah Rp 40 Juta

Rata-rata, sepeda motor model adventure dipatok mahal dengan segenap teknologi yang diusungnya. Inilah alasan yang bikin banyak orang menahan diri dan memilih memodifikasi ”mirip-mirip”. Namun apa yang ditawarkan Royal Enfield membalikkan hal tersebut.
Di ajang Auto Expo 2016 di Greater Noida, India, yang berakhir Selasa (9/2/2016), merek blasteran Inggris-India itu menunjukkan sosok Himalayan, sepeda motor kekar bernafaskan petualangan.
Tak segalak BMW R1200GS atau Triumph Tiger Explorer, tapi buat petualang pemula, inilah motornya!
Royal Enfield hanya membekali sepeda motor ini dengan mesin 411 cc SOHC yang diklaim sanggup mengeluarkan tenaga hingga 24,5 tk @6.500 rpm. Dan torsi puncak 32 Nm @4.000-4.500 rpm, dipadu transmisi 5-percepatan.
Itu sudah cukup untuk menjelajah ”tipis-tipis” di daerah berbatu atau semi off-road, apalagi didukung ground clearance cukup tinggi, 22 cm, dan ada pelindung mesin di bagian bawah, khas motor adventure. Bobotnya juga tak begitu berat, cuma 182 kg.
Rangka unik, disebut bertipe half-duplex split cradle, disangga suspensi depan teleskopik 41 mm dan suspensi belakang monosok. Diameter ban depan 21 inci, dibalut ban ukuran 90/90. Sementara ban belakang pakai ukuran 120/90 dengan diameter 17 inci.
Sepeda motor ini disebut tersedia dalam dua jenis, berspesifikasi on-road atau off-road. Royal Enfield mengklaim Himalayan diciptakan demi efisiensi dan perawatan berbiaya rendah.
Harga belum disebut, namun dijanjikan tak akan lebih dari 200.000 rupee, atau kurang dari Rp 40 jutaan.
Sumber: Tribunnews.com