Kamis, 11 Desember 2014

Yamaha YZ250FX Penantang Tangguh Dominasi Motor Enduro Eropa


Setelah sekian lama pabrikan Jepang tidak mengeluarkan motor enduro yang agresif, Yamaha akhirnya meluncurkan YZ250FX. Dengan basis mesin dari YZ yang terkenal di lintasan motocross, lahirlah YZ250FX. Bedanya dengan YZF, untuk YZ250FX sudah dilengkapi dengan electric starter, ban belakang ring 18, kecepatan 6 speed dan kickstand.

Hadirnya YZ250FX 2015 ini menggembirakan, karena ini bisa menjadi pesaing tangguh bagi dominasi motor Eropa di kejuaraan enduro dunia. Sebelumnya pabrikan Jepang seperti Honda sudah punya motor enduro CRF 250X dan untuk Yamaha WR250F. Namun IDB merasa kedua motor tersebut terlalu “lembut”, kurang agresif. Memang lebih nyaman kalau dipakai offroad santai, tetapi adrenalin kurang terpacu karena karakter motornya terlalu “nyaman”.

Kini untuk versi 2015, Yamaha telah mengeluarkan WR250F dan YZ250FX yang basisnya dari YZF. Kabarnya motor versi 2015 ini jauh lebih agresif dan mantap dibandingkan versi sebelumnya. Ini menggembirakan bagi penggemar berat motor trail, apalagi kelebihan Jepang secara umum itu harga spare partsnya lebih murah dibandingkan motor Eropa. Semoga Honda juga segera mengeluarkan motor enduronya yang lebih tangguh, saatnya Honda CRF250X itu di-upgrade! (IDB).

Selasa, 09 Desember 2014

Kawasaki KX250FX, Perpaduan Motocross dan Enduro


Munculnya Yamaha YZ250FX tahun 2015 membuat dunia motor enduro semakin panas. Setelah sekian lama pabrikan Jepang “mati suri” melakukan upgrade motor enduro yang agresif, akhirnya Yamaha menjawabnya dengan YZ250FX. Ini adalah motor tipe cross country, perpaduan antara ganasnya power mesin motocross dan nyamannya handling ala motor enduro.

Pabrikan motor Eropa sudah lama mengeuarkan tipe cross country. KTM dengan tipe XC, Husqvarna dengan tipe TXC dan Husaberg dengan tipe FX. Sedangkan pabrikan Jepang, masih terlena dengan motor enduro yang cenderung karakternya lembut, sehingga bagi pengendara yang agresif yang ingin motor ganas cenderung akan memilih motor enduro Eropa.

Terinspirasi YZ250FX, IDB melakukan proyek membuat Kawasaki KX250F yang dari pabrikannya itu dirancang untuk di sirkuit motorcross, untuk menjadi mainan di lintasan offroad. KX250F dikenal sebagai motor yang merajai di sirkuir motocross dunia. Karakternya ganas bro.

Salah satu kelemahan KX250F jika dipakai untuk enduro adalah karakter suspensi yang keras. Maklum khan memang dirancang untuk loncat-loncat. Salah satu prioritas pembenahan KXF untuk offroad adalah soal suspensi ini. IDB melakukan pergantian spring dan setting ulang yang dilakukan oleh bule Australia. Hasilnya jadilah KX250FX, motor enduro yang berbasis motor tipe cross. Apa saja ubahan yang dilakukan IDB untuk proyek KX250FX? Tunggu ulasan berikutnya. (IDB).

Kamis, 27 November 2014

Empat Alasan Yamaha WR250R Kurang Laku



Ketika Yamaha Indonesia mengumumkan niatnya untuk menjual motor trail tipe WR250R, IDB membuat ulasan yang memprediksi WR250R akan sulit diterima pasar Indonesia. Lima alasan yang membuat WR250R akan kurang laku di Indonesia yaitu:

Pertama, Harga WR250R yang diperkirakan sekitar Rp90 jutaan itu terlalu mahal, dibandingkan dengan spek yang ada. Kompetitornya seperti Kawasaki KLX 250S yang dibandrol Rp 60 juta saja itu tidak terlalu menggembirakan penjualannya. Dengan harga Rp 90 jutaan, penggemar offroad akan lebih memilih membeli motor trail endure murni seperti merk KTM,  Husqvarna, Husaberg, GasGas atau Sherco yang bekas. Meski bekas, namun motor-motor tersebut sudah teruji di medan offroad.

Kedua, Sebagian besar motor trail di Indonesia itu digunakan untuk hobby offroad, bukan untuk mejeng di jalanan. Dengan demikian meski WR250R dijual dengan harga Rp 90 jutaan lengkap dengan surat STNK dan BPKB, namun itu tidak akan signifikan menjadi daya tarik. Lebih baik dijual lebih murah, meski tidak dilengkapi dengan surat untuk jalanan raya, karena toh memang motornya akan dipakai di jalur offroad.

Ketiga,  Bobot motor WR250R terlalu berat jika dipakai untuk di medan offroad. Ingat sebagian besar pembeli motor trail itu akan digunakan untuk offroad, bukan untuk pergi ke kantor bro! Konsumen Kawasaki KLX 250S itu berusaha mati-matian merubah KLX 250S agar nyaman untuk offroad, meskipun tetap saja faktor berat motor dan power menjadi kendala. Akhirnya KLX 250 tidak terlalu laku, hanya deras penjualannya di awal peluncuran, namun setelah itu menjadi seret.

Keempat, WR 250R itu spek-nya lebih untuk dual purpose, bukan untuk hard offroad. Sementara penggemar trail di Indonesia itu sukanya offroad yang medannya gak karuan alias hard offroad. Kalau yang dimasukin adalah tipe WR250F atau YZ250FX, itu baru motor mantap untuk melibas medan offroad. Kalau tipe WR250R lebih cocok untuk jalanan raya dan light offroad.

Kamis, 20 November 2014

Yamaha WR250R, Akankah Laku?


Berita Yamaha Indonesia akan meluncurkan motor trail, membuat gembira penggemar motor garuk tanah di tanah air. Paling tidak ada pesaing buat Kawasaki yang selama ini menggempur jalanan offroad dengan KLX 150 dan juga KLX 250. Kawasaki Indonesia juga sempat menjual tipe cross KXF 250 dan KX 85, yang sayangnya kemudian kabarnya penjualannya dihentikan karena pasar tidak menyerapnya dengan baik. Itu wajar, khan pelaku motocross tidaklah sebanyak pelaku offroad adventure.

Sayangnya berita gembira Yamaha Indonesia akan jualan motor trail itu membuat IDB pesimis. IDB kuatir motor trail Yamaha yang akan dijual di Indonesia itu akan kurang laku, nasibnya akan sama dengan Kawasaki KLX 250. Kenapa?

Kabarnya dan juga sudah dipamerkan di ajang Indonesia Motorcycle Show 2014, motor trail Yamaha yang akan dipasarkan di Indonesia adalah tipe WR250R. Begitu tahu yang akan dijual adalah tipe WR250R, IDB langsung kecewa, karena ini bukan motor enduro murni. WR250R ini tipe dual purpose, sekelas KLX 250.
Memang secara spesifikasi WR250R sedikit diatas KLX 250, namun soal harga jauh banget bro. KLX 250 di pasaran dijual sekitar 60 juta dan WR250R kabarnya akan dilego seharga Rp 90 jutaan! Beda Rp 30 juta bro!

KLX 250 yang dijual seharga Rp 60 juta itu saja kembang kempis penjualannya. Motornya yang berat dan tenaga yang kurang powerfull, membuat KLX 250 kurang mantap ketika dipakai di jalur offroad. Tapi kalau dipakai untuk di jalanan, untuk adventure riding, KLX 250 memang asyik. Khan memang gen KLX 250 dari pabrikan itu lebih untuk dual purpose dengan porsi jalanan raya yang lebih besar.

Gen WR 250R itu kurang lebih sama dengan KLX 250, meskipun diklaim lebih mumpuni. Tapi tetap saja WR250R itu dirancang lebih untuk adventure riding, bukan untuk hard offroad! Dengan berat motor sekitar 130 kg, nasib WR250R akan sama dengan KLX 250 ketika diajak bermain di jalur offroad:  berat dan bikin nafas pengendara ngos-ngosan!

Apalagi dengan harganya yang jauh diatas KLX 250, yaitu sekitar Rp 90 jutaan, Yamaha WR250R akan sulit mendapatkan tempat di hati maniak motor trail Indonesia. Bagi yang punya duit lebih, akan cenderung memilih motor enduro murni  yang sudah teruji di medan offroad seperti KTM tipe EXC, Husqvarna tipe FE atau Gas Gas.

Ceritanya akan lain kalau yang dimasukan Yamaha Indonesia adalah tipe WR250F, ini baru motor yang mantap karena spek-nya enduro murni. WR 250F memang dirancang untuk main di jalur offroad. Ini sekelas dengan tipe enduro semacam KTM 250 EXCF, Honda CRF 250X atau Husqvarna FE 250.

Seandainya yang dijual di pasaran tanah air itu Yamaha WR250F dengan harga Rp 90 jutaan dengan surat lengkap, ini baru mantap! IDB percaya dengan harga dibawah Rp 100 juta, WR250F akan laku, tapi kalau yang dijual itu tipe WR250R, hemmm IDB pesimis ini akan laris manis. Mungkin akan laris di awal penjualan saja, karena orang masih penasaran akan performanya.

Semoga Yamaha Indonesia membaca tulisan IDB ini!

Jumat, 14 November 2014

Kawasaki KX 85, Apakah Asyik untuk Offroad?


Gen Kawasaki KX 85 itu dari pabriknya dirancang untuk balap garuk tanah di lintasan motocross. Di sirkuit motocross, KX 85 bertarung melawan KTM 85 SX, Honda CRF 150R, Yamaha YZ 85 dan Suzuki RM 85. Masa kecil pembalap supercross dunia James Stewart juga kenyang main dengan KX 85. Jadi KX 85 itu bukan motor baru, sudah lama malang melintang di dunia motocross.

Setelah sekian lama KX 85 memakai baju yang terlihat jadul, mulai tahun 2014 itu KX 85 tampil lebih segar dan garang. Bentuk bajunya, alias cover plastiknya meruncing sehingga terlihat modern dan sexy. Ini yang membuat Indonesiandirtbike.com (IDB) kepincut untuk mencobanya di jalur offroad. Ya di jalur offroad bro alias di jalur hutan, bukan di lintasan sirkuit motocross.

Setelah berulang kali dicoba di jalur offroad dengan variasi medan berupa single track, double track, pasir, batu, dan tanah padas licin di tengah hutan, saatnya IDB berbagi tentang bagaimana performa KX 85 di jalur offroad. Baca terus ulasannya!

Power dan Karakter Mesin

KX 85 yang mengusung mesin 2 tak ini suaranya mesihnya renyah, creng creng creng, Begitu gas dibuak lebih dalam keluarlah suara garangnya, khas motor 2 tak. Mendengung seperti kumpulan lebah yang siap menyerang.

Motor ini tidak dilengkapi dengan electric starter, hanya kick starter. Namun menghidupkan motornya sangat mudah. Tinggal dipancal dengan kaki, motor akan hidup dengan mudah. Tidak ada gejala berat atau susah menghidupkan motor, seperti kebanyakan motor SE 4 tak.

Karena pakai mesin 2 tak, tentu saja perlu campuran oli di bensinnya. Campurannya adalah 1 liter bensin dicampur 31 mililiter oli. Jadi kalau tengki KX 85 yang punya kapasitas 5 liter itu diisi penuh, maka tambahan oli sampingnya itu hanya 155 cc oli saja.

Karakter powernya galak. Membawa KX 85 di jalur offroad itu mengasyikan, karena kita harus aktif memainkan gas, kopling dan gigi perseneleng. Di RPM yang tepat, tubuh rider terasa sekali ketarik-tarik ke belakang ketika gas dibetot.

Di bawa ke jalur single track atau menanjak cukup ekstrim, KX 85 enteng saja melibasnya. Perpindahan gigi perseneleng memang harus cepat dilakukan, tidak boleh malas seperti membawa motor mesin 4 tak.

Meskipun tanpa alat ukur, tetapi hanya berdasarkan pengalaman bertahun-tahun, jelas soal power KX 85 ini jauh diatas saudaranya yang bergenre trail yaitu KLX 150. Meski hanya mengusung mesin kapasitas 85cc, tetapi soal power itu tidak kalah bro sama motor 150cc 4 tak. Apalagi KX 85 itu mengusung 6 percepatan (speed), jadi gak akan kehabisan nafas deh.

IDB pernah menggeber KX 85 ini selama 8 jam non stop di jalur offfroad single track. Beberapa jalur juga membutuhkan skill untuk melintasinya. Hasilnya, KX 85 bisa melibasnya dengan mudah. Tidak ada masalah dengan mesin. Mesin sehat walafiat, tidak ada gajala panas berleibih alias over heat.

Handling dan Suspensi

Dengan bobot kosong tidak sampai 70 kg (jika ditambah bensin penuh dan oli, bobotnya jadi sekitar 75 kg), KX 85 terasa super ringan. Bandingkan dengan berat kosong KLX 150S yang berbobot 108 kg, yang berarti beratnya beda lebih dari 30 kg dibandingkan dengan KX 85.

Bobot motor yang ringan ini jadi nilai plus keika melewati jalur single track. Motor enak dibuat meliuk-liuk dan rebah. Untuk rider yang tingginya tidak melebihi 160 cm dan bobot tubuh kurang dari 60 kg, KX 85 akan jadi mainan yang menyenangkan di jalur offroad.

Suspensi depan belakang KX 85 enak sekali dipakai di jalur offroad. Apalagi kalau dipakai untuk melibas gundukan tanah, suspensi meredam dengan baik. Tapi kalau dipakai di jalur batu, terasa tangan agak kesemutan karena ada getaran suspensi yang mengalir sampai tangan.

Suspensi bisa disetel ketinggian dan daya redamnya. Jadi bisa disesuaikan dengan bobot tubuh pengendaranya. Suspensi depan yang sudah upside down sangat mumpuni untuk hard offroad.

Daya pengereman disc brake di KX 85 juga cukup mumpuni. Dicoba dengan membetot gas dalam-dalam di jalur tanah yang lurus dan kemudian mengeremnya, motor bisa berhenti dengan sempurna.

Nilai plus KX 85:
  • Bobot motor ringan
  • Suspensi mumpuni untuk jalur offroad
  • Motor tidak terlalu tinggi, cocok untuk rider yang tingginya kurang dari 160 cm
Nilai negatif KX 85:
  • Karakter mesin kurang cocok untuk jalur licin, karena roda belakang mudah spin
  • Tidak ada lampu, jadi tidak bisa dipakai offroad malam hari
SPESIFIKASI KX 85:
Mesin: 2 tak 85cc, 6 speed
Berat kosong: 69 kg
Diameter roda depan: 19
Diameter roda belakang: 16
Kapasitas tengki bensin: 5 liter
Harga di pasaran: Rp 58 juta

Jumat, 03 Oktober 2014

Uji Coba Sekilas Sherco 250


Ketika melakukan uji coba motor enduro Husqvarna 2015, IDB sempat melakukan uji coba singkat Sherco 250 yang mengusung mesin 2 tak. IDB tertarik mencobanya. Karena motor Sherco ini terlihat lebih ramping dan kecil dibandingkan dengan motor enduro Eropa lainnya seperti KTM, Husqvarna atau Husaberg.

Begitu mencoba menaiki Sherco 250, IDB yang mempunyai tinggi 173 cm langsung merasa nyaman, kaki tidak jinjit seperti ketika menunggangi motor Eropa lainnya. IDB membuka gas dengan lembut dan motor mulai melaju dengan sensasi ringan. Gigi 1, 2 dan 3 terasa pendek, namun begitu memasuki gigi 4 ke atas, motor melesat dengan dahsyat. Karakter motor 2 tak ala Husqvarna dan KTM, terasa kental di Sherco 250 ini.

Soal performa mesin dan handling, Sherco tidak kalah dengan Husqvarna atau KTM. Namun ukurannya yang lebih ramping dan kecil, membuat Sherco ini sangat cocok untuk kebanyakan orang Indonesia yang rata-rata tinggi dan berat badannya di bawah orang Eropa. Untuk orang yang tingginya tidak sampai 170 cm, akan nyaman sekali pakai Sherco 250 ini di jalur single track. Bobot motor yang ringan, yang hanya sekitar 103 kg yang dikombinasikan dengan body yang ramping, akan membuat Sherco 250 ini menjadi mainan yang istimewa di jalur single track.

Semoga IDB mendapatkan kesempatan untuk melakukan uji coba secara penuh motor enduro Sherco, sehingga bisa mengulasnya dengan lebih dalam!

Rabu, 24 September 2014

Harga Husqvarna 2015, Beda Tipis dengan yang Versi 2014


Harga motor Husqvarna yang versi 2015 baik tipe motocross maupun enduro lebih mahal sedikit dibandingkan yang versi 2014. Rata-rata yang vesi 2015 itu lebih mahal Rp 3-5 juta saja dibandngkan dengan yang versi 2014. Simak daftar lengkap harga motor Husqvarna 2015 di bawah ini.
  • TC 85 (motocross, 2 tak), Rp 85.000.000
  • TE 125 (2 tak), Rp 114.000.000
  • TE 250 (2 tak), Rp 127.500.000
  • FE 250, Rp 142.000.000
  • FC 250 (motocross), Rp 130.000.000
  • FC 350 (motocross), Rp 135.000.000
  • FE 350, Rp 152.000.000
  • FE 450, Rp 155.000.000
  • FE 501, Rp 160.000.000
Untuk hasil uji coba Husqvarna 2015 yan dilakukan IDB bisa dicek di link berikut: http://www.indonesiandirtbike.com/2014/09/uji-coba-trail-enduro-husqvarna-2015.html

Selasa, 23 September 2014

Uji Coba Trail Enduro Husqvarna 2015 (bagian 2)


Dalam uji coba motor enduro Husqvarna versi 2015 yang diadakan di Kintamani Bali, ada dua tipe motor yang mengusung mesin 2 tak yang siap untuk dicicipi, yaitu TE 125 dan TE 250. Sayang untuk TE 300, Husqvarna Indonesia tidak memasukannya, namun jangan kuatir untuk penggila 300 two stokes, akan ada paket bore up TE 250 yang akan membuatnya jadi seperti TE 300. Kalau dihitung-hitung paket bore up ini akan membuat harganya mejadi lebih murah, dibandingkan jika langsung membeli  model TE 300.

Selama bertahun-tahun IDB sangat terbiasa dengan motor enduro 2 tak. Berbagai motor 2 tak semacam Husqvarna WR 125, KTM 150 XC, KTM 200 XC, KTM 250 XCW, KTM 300 EXC, dan Husaberg TE 300 sudah kenyang dinaiki oleh IDB dan juga tim CHEELA yang jadi parner IDB dalam uji coba motor. Jadi ketika dalam uji coba Husqvarna 2015 terdapat TE 125 dan TE 250 itu membuat IDB bergairah, tidak sabar untuk mencobanya. OK bro and sist, simak review IDB berikut ini!

TE 125

Menaiki TE 125 ini serasa naik speda gunung, motornya ringan sekali. Dengan bobot motor hanya sekitar 96 kg, membuat TE 125 sangat asyik untuk diajak bermain di jalur single track di tengah hutan. Motor akan enak untuk diajak manuver meliuk-liuk. Jika misalnya terjungkal di jalur offroad, untuk mendirikan motornya terasa ringan sekali, tidak perlu kehabisan energi seperti ketika mendirikan motor 4 tak!

Karena mengusung mesin 2 tak dengan kapasitas mesin yang kecil, dibutuhkan pengendara yang ‘aktif’ ketika melibas jalur offroad. Pengendara harus rajin menjaga RPM motor ini, sehingga harus sering main tuas kopling untuk menjaga TE 125 dalam performa terbaiknya. Tapi justru ini yang membuat fun, mengendari jadi tidak membosankan.

Sayang dalam uji coba di Kintamani itu jalurnya penuh debu dan pasir dalam, yang membuat TE 125 kurang bisa maksimal menunjukan kemampuannya. Motornya yang ringan dan cc mesin yang kecil membuat TE 125 harus rajin main kopling untuk bisa melibas jalur itu. Andai saja jalurnya tanah yang padat, hemmm TE 125 akan lincah menari-nari seperti kijang liar!

TE 250

Sejak awal mau uji coba Husqvarna 2015, IDB sudah mengincar TE 250, karena penasaran ingin membandingkannya dengan TE 250 versi 2014 dan Husaberg TE 300 yang jadi ‘saudara tua’ TE 250. Begitu IDB naik di atas jok TE 250 dan memegang stang, ahhh sudah terasa aroma nikmat dan ringannya motor ini. Ketika motor digoyang ke kanan ke kiri, terasa sekali ringannya. Beda jauh dengan motor 4 tak, apalagi jika dibandingkan dengan FE 450 atau FE 501.

Untungnya ketika IDB melakukan uji coba TE 250 ini jalurnya dimasukan ke jalur single track, karena di jalur inilah TE 250 menunjukan kesaktiannya. Power motor dahsyat, terutama ketika sudah memasuki gigi 3. Motor melesat bagai anak panah, tidak pernah kehabisan nafas.

Dengan bobot motor sekitar 104 kg, TE 250 sangat lincah untuk dibuat mainan di jalur offroad di tengah pepohonan. Motor ini enak dipakai meliuk-liuk, rebah ataupun terbang melibas gundukan kecil di tengah hutan. Ketika memasuki jalur yang sempit dengan turunan tajam karena pemandu sempat lupa arah jalurnya, IDB merasa nyaman di atas jok motor ini. Tidak merasa capek menahan berat motor. Apalagi untuk menghidupkan TE 250 cukup dengan pencet tombol electric starter, jrengggg, langsung motornya siap ngacir bro!

Ketika memasuki jalur double track dan juga pasir, TE 250 masih menunjukan performanya yang istimewa. Motor ini tidak kalah dengan motor 4 tak seperti FE 350 atau bahkan FE 450. Begitu masuk gigi 4 atau 5 dan ditambah sentuhan kecil di kopling, TE 250 akan melesat, siap untuk mengimbangi FE 350 atau 450.
TE 250 dilengkapi dengan electric starter dan juga kick starter. Keduanya bekerja dengan baik. Ketika IDB mencoba menghidupkannya dengan kick starter, dengan sekali pancal, motor langsung hidup, Jrengggg! Di versi lama, yaitu Husaberg TE 250 atau TE 300 yang tahun 2013 atau tahun yang lebih lama itu ada banyak masalah di electric starter. Rata-rata setelah dua tahun, electric starter jadi ngadat alias mogok kerja. Demikian juga di KTM 300 EXC yang lama. Semoga di Husqvarna TE 250 versi 2015 masalah itu sudah diatasi oleh pabrikan.

Tapi kalau menurut IDB, seandainya motor 2 tak seperti TE 250 itu tidak ada electric starter-nya juga tidak masalah, karena menghidupkan motornya sangat mudah. Bahkan di kejuaraan enduro ekstrim kelas dunia, itu banyak yang electric starter-nya dilepas untuk mengurangi berat motor. Padahal tanpa membuang sistem electric staternya itu TE 250 juga sudah ringan bobotnya. Hanya saja adanya electric starter di TE 250 itu membuat lebih fun dan enak, terutama ketika motor mendadak mati di jalur yang menanjak misalnya.

Dibandingkan dengan TE 250 tahun 2014, sebetulnya tidak banyak perubahan pada versi 2015 ini. Secara fisik yang kelihatan hanya berubah di graphic, lampu depan dan fender depan. Namun ketika IDB mencobanya di jalur offroad, yang versi 2015 ini powernya terasa lebih renyah dan smooth. Suspensi juga terasa lebih enak dalam meredam guncangan. Sepertinya ada revisi di seting karburator, revalve suspensi depan dan juga knalpot.

Harga Husqvarna 2015 dan best of the best

Harga Husqvarna 2015 tidak terlalu beda jauh dengan yang versi 2014. Berapa harganya? IDB sudah mengantongi daftar harganya yang diberikan oleh deler Husqvarna Indonesia, tapi sabar dulu, untuk daftar harga dan juga motor mana yang terbaik untuk anda, akan kami ulas di bagian ketiga dari seri tulisan tentang uji coba enduro Husqvarna 2105. Sabar dulu ya bro dan sist……

Untuk yang belum baca review Husqvarna 2015 yang mengusung mesin 4 tak, baca di: http://www.indonesiandirtbike.com/2014/09/uji-coba-trail-enduro-husqvarna-2015.html

Senin, 22 September 2014

Uji Coba Trail Enduro Husqvarna 2015 (bagian 1)


Ketika IDB mendapat undangan untuk melakukan uji coba motor trail enduro Husqvarna versi 2015, IDB langsung menyambutnya dengan antusias. Rasa penasaran akan performa motor disebut-sebut kelas premium ini membuat IDB bertanya-tanya seperti apakah rasanya yan versi 2015. Motor Husqvarna bukanlah mainan baru di IDB dan tim CHEELA, sebuah komunitas kecil yang hobby berat dalam olahraga motoadventure yang menjadi partner IDB. Di tahun 2003, jauh sebelum Husqvarna secara resmi membuka dealer di Indonesia, IDB sudah mencicipi Husqvarna WR 125 yang warna kuning biru.

Ketika husqvarna secara resmi membuka jaringan dealer di Indonesia pada tahun 2010, IDB dan tim CHEELA jadi punya kesempatan merasakan berbagai tipe motor Husqvarna, antara lain WR 125, WR 250, TXC 250 (tipe cross country), TE 250, TE 310 dan TE 250 red head. Dengan pengalaman panjang memakai berbagai tipe motor Husqvarna itu membuat IDB semakin penasaran dengan Husqvarna 2015 yang sebetulnya sejak tahun 2014 itu Husqvarna mengalami proses, “reinkarnasi" dari Husaberg.

Pada tahun 2014, IDB juga sudah melakukan uji coba semua tipe enduro Husqvarna, dengan sebuah kesimpulan yang memang untuk versi 2014 sangat memuaskan. Hasil uji coba Husqvarna yang versi 2014 bisa dilihat di: http://www.indonesiandirtbike.com/2010/06/test-ride-trail-husqvarna.html

Kalau uji coba yang versi 2014 itu dilakukan di sirkuit motocross, nah untuk uji coba yang versi 2015 ini dilakukan di jalur offroad di seputaran Kintamani, Bali. Dalam uji coba yang dilakukan pada tanggal 21 Oktober 2014 itu IDB melakukan uji coba semua tipe enduro antara lain TE 125 (2 tak), TE 250 (2 tak), FE 250, FE 350, FE 450 dan FE 501.

Kondisi jalur untuk uji coba itu bervariasi, mulai dari jalur single track, double track, batu dan pasir. Kondisinya secara umum full debu dan kering. Huk huk huk, bikin IDB batuk-batuk dihajar debu yang seperti bom meledak itu. IDB secara terpisah akan mengulas tentang jalurnya, jadi sabar dulu bro. Untuk kali ini kita fokus dulu untuk mencicipi enduro husqvarna 2014, apalagi kita termasuk orang yang pertama kali di Indonesia yang menunggangi motor Husqvarna 2015 di jalur offroad!

Hasil Uji Coba

Semua motor yang diuji coba itu dalam kondisi standar pabrikan. Semua motor masih terlihat kinyis-kinyis. Tampil fresh dengan pola graphic yang terkesan klasik, tapi elegan. Dengan dominasi warna putih yang dibalut permainan garis warna biru dan kuning, membuat Husqvarna 2015 ini terlihat sexy.

Menurut data dari pabrikan, beberapa item yang tampak baru di Husqvarna 2015 untuk tipe enduro itu antara lain:
  • Lampu depan yang baru, yang versi 2014 masih menggunakan lampu yang sama persis dengan husabaerg.
  • Fender depan (spakbor) sama dengan yang dipakai di tipe motocross
  • Kualitas handguard yang lebih baik
  • Graphic baru yang mirip dengan tipe motocross.

Bagaimana dengan hasil uji cobanya? Sabar dulu, sebelum membahas hasil uji cobanya, perlu diketahui bahwa situs IDB ini dibuat oleh komunitas hobby berat motor trail. Semua hasil uji coba produk apapun itu bersifat independen dan lebih dari sudut pandang dari pengguna atau konsumen. Simak hasil uji cobanya, di laporan di bawah ini.

FE 250

FE 250 adalah motor yang mengusung mesin 4 tak dengan cc terkecil di jajaran motor enduro Husqvarna. Versi pabriknan, ada revisi di sektor gigi gi yaitu untuk gigi 6 itu lebih panjang nafasnya. Yap, memang untuk semua motor enduro Husqvarna itu mengusung gigi 6 percepatan. Jadi nafasnya bisa panjang bro untuk di jalur offroad, gak bakalan nafasnya tersenggal-senggal, apalagi sampai ngadat.

Awalnya IDB agak pesimis dengan performa FE 250 yang hanya mengusung mesin 4 tak 250 cc. Dalam benak sempat terpikir apakah motor ini mampu melibas jalur offroad yang penuh debu dan pasir dalam itu? Karena di jalur seperti ini dibutuhkan power yang mumpuni, sehingga cukup mudah untuk keluar dari jebakan jalur yang sering tergerus itu.

Keraguan itu langsung sirna, ketika IDB membetot gas FE 250. Motor ini nyaman sekali, powernya smooth, namun cukup bertenaga. Untuk melibas jalur berdebu dan pasir yang dalam masih mumpuni. Apalagi ketika dipakai di jalur single track, FE 250 lincah sekali meliuk-liuk dengan enaknya.

Dengan bobot motor hanya sekitar 107 kg, FE 250 sangat nyaman untuk dipakai offroad di segala medan. Handling motor juga enak. Yang terasa istimewa itu adalah suspensinya. Enak sekali bro! Melibas jalur batu, pasir dan rintangan kecil seperti akar pohon yang melintang itu suspensi mampu bekerja dengan baik. Membuat tangan tidak terasa cepat capek.

Jika dibandingkan dengan Husqvarna generasi terakhir sebelum “melebur” dengan Husaberg, yaitu TE250R yang sama-sama mengusung mesin 4 tak itu FE 250 unggul di sektor handling dan suspensi. Sangat jelas FE 250 ini lebih enak dibandingkan TE 250R tahun 2013.

FE 350

Tipe FE 350 itu dibuat untuk rider yang merasa power dari FE 250 itu kurang, namun untuk naik FE 50 merasa terlalu berat, Makanya diciptakanlah FE 350 yang disebut-sebut handling seperti 250 namun soal power masih bisa ngimbangi motor yang mengusung mesin 450 cc.

Begitu FE 350 dibawa masuk jalur offroad, memang terbukti FE 350 adalah motor yang luar biasa! Handling terasa ringan seperti 250, namun soal power bisa diadu. Tinggal betot gas, motor akan melaju melibas berbagai rintangan. Mau jalur single track, double track atau pasir, FE 350 mampu melibasnya dengan baik.

Soal suspensi FE 350, sama dengan lainnya, enak sekali. Yang menurut IDB itu yang paling istimewa adalah di bagian handling. Dengan mengusung mesin 350 cc, motor ini sangat enak sekali dibuat meliiuk-liuk di jalur single track. Powernya tidak kurang dan juga tidak berlebihan. Dengan demikian, pengendara menjadi tidak cepat capek. Karena kalau power kegedean, di jalur yang sempit juga akan membuat kedodoran si pengendaranya.

FE 450

Untuk yang suka power besar, FE 450 adalah pilihan yang pas. Motor ini mulai tenaga bawah hingga atas mengisi terus. Apalagi ketika dipakai di jalur terbuka, motor inii jadi rajanya! Dengan bobot motor sekitar 113 kg, motor ini akan membuat tersenyum bagi penggemar motor dengan tenaga besar.

Motor masih enak dipakai di jalur single track, meskipun memang butuh skill dan fisik yang prima utnuk bisa mengendalikan FE 450 di jalur single track. Tetapi begitu masuk jalur double track dan terbuka, motor ini akan melesat dengan dahsyat!

FE 501

Ini adalah motor enduro dengan mesin kapasitas terbesar di jajaran Husqvarna 2015. Awalnya teman-teman jurnalis yang lain sudah “ngeri” duluan untuk mencoba FE 501, karena tidak terbayang power motor dengan mesin 500 cc itu. Sehingga di sesi pertama uji coba, IDB yang didaulat untuk mencoba motor ini. Dan justru uji cobanya langsung masuk jalur offroad yang kebanyakan single track.

Meskipun mengusung mesin 501 cc, sebetulnya ketika dipakai di jalur offroad itu justru FE 501 terasa lebih smooth dibandingkan FE 450. Tenaganya yang smooth membuat tidak cepat capek pengendara, tinggal buka gas, motor ini akan melaju dengan santainya. Kalau di daerah terbuka, motor ini menunjukan performa terbaiknya. Tetapi untuk jalur single track, akan butuh ekstra tenaga dan skill dari pengendara, karena motor terasa lebih berat dibandingkan yang 450 apalagi dengan yang 250 atau 350.

TE 125

Husvarna dan juga motor Eropa lainnya seperti KTM dan Sherco, masih setia memproduksi motor 2 tak. Bobot motor yang ringan, power yang bertenaga dan perawatan yang relatif lebih mudah itu membuat motor 2 tak masih menjadi favorit di dunia enduro. Lihat saja kejuaran enduro ekstrim kelas dunia, masih didominasi motor 2 tak yang menjadi jawaranya!

Bagi yang masih meragukan motor enduro 2 tak, coba deh simak tulisan yang ini: http://www.indonesiandirtbike.com/2013/04/2-tak-vs-4-tak-mana-yang-lebih-murah.html

Bagaimana dengan performa motor enduro 2 tak dari Husqvarna 2015? Sabar dulu, tunggu review IDB di tulisan berikutnya! (IDB/C001)

Selasa, 09 September 2014

Konsumsi BBM Kawasaki KX 85 di Jalur Offroad


Selama test ride new Kawasaki KX 85 di jalur offroad, IDB mencoba melakukan pengukuran konsumsi BBM motor super ringan ini. BBM yang digunakan adalah pertamax plus yang punya oktan 95. Cara mengukurnya sederha saja, yaitu dengan mengisi penuh tengki KX itu dengan pertamax plus, kemudian langsung dipakai di jalur offroad. Untuk mngukur jarak tempuhnya, KX itu ditemani motor enduro Husqvarna yang ada odometer-nya, dengan demikian bisa mengetahui jarak yang ditempuh. Maklum khan KX itu tidak dilengkapi dengan odometer atau speedometer.

KX85 yang mempunyai isi tengki 5 liter itu kemudian dipakai offroad selama beberapa jam. Jarak tempuh di odometer menunjukan telah menempuh jarak 37 km. Setelah itu kami isi lagi tengki bensin sampai penuh yang ternyata membutuhkan 1,5 liter untuk menjadi penuh. Jadi untuk menempuh jarak 37 km di jalur offroad itu membutuhkan konsumsi BBM 1,5 liter. Berarti KX 85 itu konsumsi BBM-nya itu 1 liter bisa menjelajah sampai jarak 24,6 km. Jadi kalau full tank motor ini bisa menempuh jarak lebih dari 100 km. Wah lumayan irit untuk motor SE yang punya tenaga galak ini! (IDB)

Senin, 08 September 2014

Hati-Hati Maling Motor Trail Berkeliaran!


Kejadian motor trail yang hilang dalam sebuah event offroad atau adventure semakin banyak saja. Berita terakhir yang diterima oleh IDB, ada KTM 250 XCW yang raib dari sebuah penginapan di ujung Genteng, Jawa Barat pada tanggal 6 September 2014. Ini bukan kejadian pertama kalinya, sebelumnya sudah ada motor yang hilang di tempat lain, yang tentunya bukan hilang secara gaib, namun diembat maling!

IDB menyarankan agar bro dan sist lebih hati-hati ketika memparkir motor trail, apalagi motor trail enduro build up itu rata-rata tidak dilengkapi dengan kunci. Dan juga sebagian besar tidak dilengkapi dengan surat resmi sebagai tanda kepemilikan (baca: BPKB). Nah kalau hilang, khan jadi runyam urusannya, apalagi motor itu harganya juga tidak murah bro.

Salah satu cara yang akan menghambat si maling adalah dengan merantai motor itu. Gunakan rantai yang biasa digunakan untuk sepeda angin. Tidak ribet kog, tinggal melilitkan rantai tersebut di roda motor. Cara ini akan membuat maling butuh waktu lebih untuk melarikan motor itu, sehingga akan menghambatnya atau bahkan mencegah pencuri itu untuk membawa motor tersebut, karena bisa-bisa keburu ketahuan.

Tidak perlu malu untuk merantai motor itu. Biarkan teman anda tertawa atau mengejeknya, toh itu motor-motor anda sendiri. Kalau motor hilang, apakah teman anda yang tertawa itu mau turut menangggungnya? Tentu saja tidak, makanya jangan malu untuk memasang kunci lebih di motor trail kesayangan anda!

Di bawah ini berita yang kami kopas dari teman tentang kehilangan KTM 250 XCW milik H Tulus Arifan, semoga bisa ketemu:

Telah hilang KTM 250cc 2 tak xcw 2012 milik Bp H Tulus Arifan TRABAS 550 BP. Lokasi kejadian Penginapan HEXA Ujung Genteng Jawa Barat pada tanggal 6-9-2014 sekitar jam 02.00 pagi WIB ketika peserta istirahat untuk menghadapi etape ke II dalam kegiatan TRABAS MERDEKA XII Two Day Adventure offroad. Pelaku menggunakan pakaian trail adventure juga,
Ciri kendaraan: Electric starter american version, cover tulisan KTM XCW, knalpot penyok

Bagi rekan rekan yang melihat atau menemukan silahkan menghubungi no 08122107197 atau kantor Polisi terdekat. Mohon bantuannya untuk menyebarluaskan berita ini...mudah mudahan bisa ditemukan dan pelaku bisa ditangkap.

Selasa, 02 September 2014

Penjual Motor Trail dan Aksesorisnya yang Terpercaya Versi IDB 2014



Dunia motor trail di Indonesia tumbuh dengan pesat, bagaikan jamur di musim hujan. Pesatnya hobby motor trail ini juga diikuti dengan semakin banyaknya bermunculan toko yang menjual motor trail ataupun aksesorisnya. Membeli motor trail impian, kini tidaklah sulit, asal ada duit. Motor trail jenis apapun bisa masuk ke tanah air. Toko online yang menjual lewat jejaring sosial semacam Facebook juga tumbuh pesat.
Parahnya banyak juga ternyata toko (online) yang fiktif. Sudah banyak korban berjatuhan menjadi korban penipuan jual beli di dunia maya. Beberapa anggota tim CHEELA juga sempat jadi korban. Ada yang menjual motor trail dengan murah, namun ketika uang muka sudah ditransfer ternyata motor tidak kunjung datang. Ujung-ujungnya ternyata itu fiktif alias penipuan.

Kasus lain, ada yang pesan aksesoris motor trail di sebuah toko di Malang. Dijanjikan barang akan datang seminggu, dengan catatan uang dibayar di depan. Seminggu lewat, dua minggu berlalu dan menginjak bulan, namun barang tidak kunjung datang. Ketika uang diminta kembali, ternyata “ruwet” dan “mbulet”.

Ada juga teman yang pesan motor SE di sebuah toko. Uang muka diberikan sesuai dengan kesepakatan dan dijanjikan motor akan datang dalam waktu 2 minggu, karena katanya motor sudah dalam perjalanan ke Indonesia. Ternyata motor baru datang 2 bulan kemudian.

Tentunya anda tidak ingin kecewa dan tertipu ketika belanja motor trail atau aksesorisnya. Apalagi harganya rata-rata terbilang mahal. Untuk itu tim CHEELA dan IDB berbagi pengalaman belanja ke toko-toko trail yang terpercaya. Daftar beberapa toko trail yang bisa dipercaya (berdasarkan pengalaman tim CHEELA dan IDB yang sudah bertransaksi) versi tahun 2014 antara lain:

Acay Motor
JL Aceh No 18 Bandung
Telp O22 4231216 / 022 76900099
Email: trfmx18@yahoo.co.id

AHRS
Jl. Tole Iskandar no. 162 Depok 16417.
Tel. 021 77820649, 7701195
Website: http://www.ahrsproducts.com/

Ardian Motocross Shop
Jl.Parangtritis km 4.5
Ph :0274 374439, Mobile :088802857009, 081392257575
Fax : 0274 379426, pin BB : 26093651
Yogyakarta, Indonesia
email; irwanardiansyah2003@yahoo.com
www.ardiansmx.com
Catatan tambahan: menyediakan spare parts SE 

ART MOTOR-X
Jl. Raya Mondoroko Kav.31-C Km.2 Singosari Malang
Telp. 08123329577, 08124960333, 0341-452252
pin BB 27B055BC

Bangun Jaya Motor
Jl. Raya Dadap Tulis utara no 190c (bok anyar)
Malang, Indonesia 65323
HP. 81233936008, Email: bangunjayamotor@yahoo.com
Catatan tambahan: Menyediakan mini moto buatan China

Ericson (Jakarta)

081282602040 or PIN 29D8C286
Catatan tambahan: menjual motor enduro baru

Husqvarna Indonesia
Jl. Bypass Ngurah Rai 108X, Pesanggaran,
Denpasar Selatan, Bali Tel. +62 361 724099, Fax. +62 361 725599
Email. info@husqvarna-motor-indonesia.com
Catatan tambahan: dealer resmi Husqvarna di Indonesia



Gas Gas

Jl. Kedoya Duri Raya No.3 Kebonjeruk Jakarta Barat, telpon 021 5823076


Catatan tambahan: Deler resmi motor Gas Gas mulai tipe trial dan enduro

Karya Indah Motor (KIM)
Bungur Besar 153 Jakarta 10460
Telp (021) 4241153, 4246573, Fax (021) 4216669
Email: ktmamaniac@gmail.com
Catatan tambahan: Menjual motor Husaberg dan spareparts untuk KTM dan Husaberg.

KTM Indonesia
Taman Tekno Blok L1 no 12. BSD City
Serpong Tangerang, Banten - INDONESIA
Telp : +62 (21) 758 764 51
Fax : +62 (21) 758 764 52
Email : info@ktmindonesia.com
Catatan tambahan: importir resmi KTM di Indonesia

Roby Steam


  • Jalan Panjang arteri raya Kelapa Dua, depan jalan sasak 2 No.25 Kebon Jeruk RCTI Jakarta Barat
  • HP : 081584373267, TELP : 0215321309, FAX : 021-5332332, PIN : 26BDA44C
  • Catatan tambahan: menjual motor enduro baru dan bekas

MSD
Ruko Surya Indah Blok A-5
Jl. By Pass I Gusti Ngurah Rai (Kelan) 12A/99
Tuban-Kuta, Bali 80362
Phone: 62-361-704-769
Fax: 62-361-704-768
MSD Surabaya: (031) 599-1487
MSD Jakarta: (021) 722-8972, 722-8973
Website: http://www.msd-indy.com
Catatan tambahan: Menyediakan spare part SE, khusus aksesoris original dan branded

Garasi Adventure Shop
JL.Gayungsari No 1 Surabaya
Telpon 811326674
Email: garasiadventureshop@ymail.com
Catatan tambahan: Juga menjual motor build up enduro seperti husaberg dan KTM

HOT PIPES
Jl Fatmawati No 15 A-B Jakarta 12420
Tel (021) 7656405, 7698916
Email: sales@hotpipes_shop.com
Website: http://hotpipeshop.com
Catatan tambahan: Distributor resmi KTM dan menjual spare part KTM

Rahmad Jaya Trail Shop
Jl. Garuda 44 Rt 08 Rw 02 Karangpandan Pakisaji Malang
Telpon 081334568074
Website: http://www.rjtrailshop.com/
Catatan tambahan: banyak menjual aksesoris lokal

Robert Cycle Supply
Jl.Maleer III No 3. Bandung
HP. 0815-6029448
Catatan tambahan: Juga menjual motor SE baru atau second

ROSSY MX SHOP
Perum Griya Satria Blok W No 3
Bantar Soka, Purwokerto 53133
Tel. 0281-7624580/628523
Email: rossymx@ymail.com
Website: http://www.rossymx.com/
Catatan tambahan: juga menjual motor enduro dan juga spare part KTM

RRF Motocross
JL.Mayjend Sungkono 68 Kutoanyar Tulungagung
HP 08123402796 Email: rrf_motocross@yahoo.com
FB: RRF perlengkapan motocross
Catatan tambahan: menjual motor enduro dan SE baru

Variasi MX
Komplek Taman Mutiara
Ruko Blok M No. 6 Cimahi, Bandung
Telpon 226631416, Email: variasimx2@yahoo.com
Website: http://www.variasimx.com/vmx/index.php

Kawasaki Greentech
Jl. Soekarno-Hatta No. 1,2,3 Pekanbaru
Telp. 0761-862020
Catatan tambahan: jual kawasaki KX 250F dan KX 85

Minggu, 31 Agustus 2014

Kesan Pertama New Kawasaki KX 85


Setelah cukup lama menunggu akhirnya IDB berkesempatan mencicipi performa new Kawasaki KX 85 untuk digunakan di jalur offroad. Motor yang dari pabrikannya ini bergenre motocross itu oleh IDB disetting ulang suspensinya untuk offroad. KX 85 ini dibilang “new” karena untuk versi 2014/2015 itu benar-benar baru dalam hal mesin dan body. Kalau KX 85 sebelum tahun 2014 itu terlihat jadul, kini yang versi terbaru terlihat lebih segar, garang dan cakep.

Garis-garis yang lancip di fender depan dan cover plastik di body membuat KX 85 terlihat tajam. Tinggi motor kurang lebih sama dengan KLX 150S. Tapi soal bobot motor, jelas jauh beda bro. Bobot KX 85 tidak sampai 70 kg, bandingkan dengan KLX 150 yang beratnya diatas 100 kg! Dengan bobot ringan dan tinggi motor yang tidak terlalu tinggi ini membuat KX 85 akan cocok untuk rider yang tingginya tidak lebih dari 160cm.

Seperti halnya KLX 150S, untuk sektor ban itu KX 85 memakai ring 16 di bagian belakang dan 19 di badian depan. Suspensi depan alias fork sudah memakai tipe upside down, jadi selain terlihat lebih garang juga performanya tentu lebih yahud untuk melibas jalur offroad.

Tampang new KX 85 memang keren, tapi bagaimana dengan performanya di jalur offroad? Pantau terus website IDB ini, tunggu uji coba lengkap dari kami tentang performa KX 85 ini! (IDB).

Kamis, 28 Agustus 2014

Bocor Dua Kali, Ban Dalam Lebih Baik Diganti


Lagi asyik-asyiknya offroad, ehh tiba-tiba motor terasa oleng. Setelah dicek, ternyata ban motor kempes yang artinya menunjukan gejala ban dalam bocor. Untungnya kampung terdekat tidaklah terlalu jauh, jadi motor masih bisa dituntun untuk mencari tukang tambal ban. Meskipun harus ngos-ngosan menuntun motor trail dengan posisi ban tanpa angin, namun bisa bernafas lega ketika ketemu tukang tambal ban itu.

Setelah ban dalam dicek, ternyata sudah ada tambalan ban, jadi kalau ditambal lagi dengan bocor yang baru itu berarti ada dua tambalan. Kalau ban dalam sudah bocor dua kali, IDB menyarankan lebih baik ganti saja ban dalam tersebut! Memakai ban dalam dengan dua tambalan atau lebih itu lebih punya resiko tinggi untuk bocor lagi. Ya kalau bocornya masih di dekat desa, kalau bocornya di tengah hutan khan jadi masalah bro.

Menambal ban yang bocor itu sebenarnya adalah solusi sementara. Ketika sudah memungkinkan, lebih baik diganti ban dalam yang baru. Kalau itu motor hanya dipakai di jalanan raya sih, tidak masalah ban dalamnya penuh tambalan, tapi kalau untuk offroad dengan jalur yang penuh lubang itu lebih ban dalamnya mulus lus, tidak bopeng penuh tambalan! (IDB).

Senin, 18 Agustus 2014

Tekanan Angin Ban untuk Offroad Motor Trail

Banyak yang berfikir bahwa kalau sudah memakai ban offroad merk ternama itu akan bebas dari licin ketika melintas jalur offroad yang basah. Dengan harga yang mahal, diatas Rp 1 juta, dipikirnya ban mahal itu sudah "sakti" untuk melibas berbagai medan offroad. Tapi, kog masih sering terpeleset dan jatug "gedubrak" ya, meskipun sudah pakai ban yang bagus?

Ada satu kesalahan yang luput dari perhatian offroader, yaitu tekanan angin ban! Meskipun bannya merek ternama dengan harga selangit, tapi kalau tekanan bannya salah, hemmm tetap saja akan kurang maksimal ketika dipakai di jalur offroad. Tekanan angin ban yang salah bukan saja akan membuat tidak nyaman ketika dikendarai, namun bisa juga membuat celaka, karena bisa lebih mudah terjungkal! Belum lagi resiko ban bocor di tengah hutan!

Tekanana angin an itu juga harus disesuaikan dengan tipe bannya, apakah tipe basah, sedang atau kering. Berikut ini beberapa contoh tekanan angin ban untuk beberapa tipe ban:

  • ban tipe keras/hard terrain, pakai tekanan aingin10-12 psi
  • ban tipe intermediate, tekanan aingin 12-14 psi
  • Ban tipe bash/soft, tekanan angin 10-11 psi
  • Ban tipe enduro atau rally gurun, tekanan angin 14-18 psi
  • Ban tipe dual sport, tekanan angin 18-22 psi.

Kamis, 14 Agustus 2014

Naruh Helm yang Aman Ketika Istirahat Offroad

Hati-hati meletakan helm ketika anda sedang istirahat di sela-sela offroad. Jangan taruh di stang motor, karena itu rawan jatuh. Khan sayang sekali jika jatuh, apalagi harga helm cross yang baik itu lumayan mahal. Jangan juga ditaruh di tanah, karena bisa-bisa jadi sarang semut atau dimasuki binatang lainnya. Teman IDB pernah mengalami di dalam helm ada kalajengking setelah helmnya dibiarkan tergeletak begitu saja di tanah!

Cara yang aman adalah dengan meletakan helm di footstep alias pijakan kaki di motor anda (silahkan lihat gambar). Cara ini terbilang aman dan mudah. Selamat mencoba! (IDB).

Pertolongan Pertama Jika Motor Kecebur Sungai


Main motor trail di jalur offroad memang mengasyikan, karena jalurnya bervariasi, beda kalau main di sirkuit. Salah satu jalur yang bikin suasana segar adalah ketika melintas sungai. Banyak momen menarik diabadikan oleh tukang foto ketika motor menyibak aliran sungai, terlihat keren bro! Tapi hati-hati ketika melintas sungai, karena kalau tidak kosentrasi bisa saja tiba-tiba “byurrr!”, motor tercebur ke dalam sungai. Biasanya kawan anda akan tertawa terbahak-bahak, “ha ha ha ha ha”, namun jangan diteruskan tertawanya, karena motor dan orangnya perlu segera diselamatkan!

Jangan panik, segera berdirikan motor dan segera dibawa ke tepi sungai. Lakukan pengecekan beberapa hal terhadap motor, antara lain;

Cek oli yang tercampur air
Untuk motor 4 tak, cek oli mesin. Jika terlihat seperti susu, itu artinyaoli telah tercampur air. IDB merekomendasikan, jangan dipaksa motor dihidupkan mesinnya, kalau gak mau mesin jadi jebol! Lebih baik motor dievakuasi dan segera diganti olinya. Jika oli masih normal, baca tips berikutnya di bawah ini.

Keringkan filter udara
Lepas filter udara dan keringkan, minta teman anda untuk menghidupkan motornya dan kemudian taruh filter udara yang basah tersebut tersebut di depan ujung knalpot. Ini akan mempercepat proses pengeringan filter udara.

Buka Busi
Buka busi dan bersihkan dari air.

Berdirikan motor
Jika filter udara dan busi sudah dibersihkan dan kering, berdirikan motor dengan posisi mulut knalpot di bawah, menghadap ke tanah. Ini untuk mengeluarkan air yang ada di dalam knalpot. Coba berulang kali motor diberdirikan dengan cara ini, sampai air dalam knalpot benar-benar keluar tuntas.

Setelah semua langkah itu dilakukan, coba motor dihidupkan. Jangan langsung pakai electric starter, coba dulu pakai kick starter. Jika sudah dicoba dihidupkan namun motor tidak juga mau hidup, maka tidak ada cara lain selain motor harus dievakuasi! (IDB).

Rabu, 13 Agustus 2014

Dijual Trail Enduro Husqvarna TE 250 tahun 2013 Lengkap dengan Surat STNK dan BPKB

Dijual trail enduro Husqvarna TE 250R red head tahun 2013 yang dilengkapi dengan surat STNK dan BPKB. Motor dengan plat N Malan ini siap dikapai petualangan dan offroad kemana saja, tanpa takur terkena semprit polisi. Kondisi motor yang sangat mulus ini dijual dengan harga Rp 82 juta. Yang minat serius silahkan langsung telpon ke 082244545333, maaf tidak melayani SMS atau PM, silahkan langsung telpon saja. SUDAH LAKU!

Selasa, 12 Agustus 2014

Perawatan Motor Trail Setelah Dipakai Offroad


Banyak orang yang setelah offroad, motor trail-nya dibiarkan begitu saja, bahkan tetap dibiarkan kotor dalam jangka waktu lama. Perilaku seperti ini akan membuat umur motor akan lebih pendek, akan banyak parts motor lebih cepat aus. Padahal kalau waktunya ganti spare parts motor trail build up seringkali harus merogoh kocek dalam-dalam. Makanya perlu dilakukan “pertolongan pertama” pada motor trail yang habis dipakai offroad.

Hal-hal yang wajib dilakukan terhadap motor setelah dipakai offroad antara lain:

1           Segera cuci motor
Jangan menunda untuk mencuci motor kesayangan anda. Kalau capek, langsung saja dibawa ke tempat cucian. Pastikan pada waktu mencuci motor itu lubang knalpot ditutup, agar tidak kemasukan air. Jangan menyemprot air dengan tekanan kuat pada bagian kelistrikan, karburator/injector, dan decal.

2          Perawatan rantai
Lumasi frantai dengan pelumas rantai (chain lube) setelah anda mencuci motor. Cek juga ketegangan rantai, jika kendor langsung saja dikencangkan. Harga rantai lumayan mahal, pastikan anda merawatnya dengan benar, agar awet.
3
            Cek air radiator dan oli
Buka tutup radiator, cek ketinggian air radiator. Jika airnya kurang, langsung saja ditambah dengan air radiator. Jangan ditambah dengan air biasa ataupun air Aqua. Kemudian cek level oli mesin, jika terihat kurang, tambahkan oli mesin. Ketika dipakai offroad dalam jangka waktu cukup lama, bisa saja oli mesin mengalami pengurangan karena pemuaian atau kebocoran halus.

4          Semprot dengan WD40
Untuk mencegah berkarat, semprot bagian-bagian yang mudah berkarat dengan cairan WD40.

5          Bersihkan filter udara
Cek filter udara, jika terlihat kotor, langsung saja dibersihkan. Cek cara membersihkan filter udara di artikel lain di website IDB ini.

6          Periksa mur dan baut
Setelah digeber di jalur offroad seharian, seringkali ada bau tau mur yang kendor. Hal spele ini sering terlewatkan dan akan jadi masalah besar ketika ada masalah di jalur offroad. Masalah besar itu bisa saja dimulai dari hal kecil, yaitu hilangnya baut.

Sumber: IDB dan Australasian Dirt Bike

Dijual Husaberg TE 300 Tahun 2012


Untuk yang gemar offroad di jalur single track dan ekstrim, Husaberg TE 300 adalah pilihan jitu. Motor ini menjadi andalap pembalap enduro spesialis ekstrim seperti Graham Jarvis. Salah satu motor koleksi tim CHEELA ini dijual seharga Rp 80 juta. Motor yang mengurung mesin 2 tak ini dalam kondisi terawat dan prima, siap pakai! Posisi motor berada di Malang, Jawa timur. Untuk yang minat serius silahkan telpon langsung ke  082244545333. Maaf  yang punya motor ini tidak melayani SMS atau PM, silahkan langsung telpon saja ke empunya. 

Spesifikasi:
Merek: Husaberg TE 300
Mesin: 2 tak, 300 cc
Tahun: 2012

SUDAH LAKU!

Jumat, 20 Juni 2014

Harga Trail KTM Versi 2015, Sudah Bisa Dipesan Sekarang

IDB mendapat informasi dari Erick, salah satu offroader yang juga jualan motor trail build up, tentang harga terbaru KTM versi 2015. Erick secara terbuka mengumumkan harga dan siap menerima pesanan dengan memberikan DP sebesar Rp 20 juta. Untuk bro and sist yang sudah ngebet ingin meminang KTM 2015, silahkan kontak Erick di HP 081282602040

Berikut daftar harga motor KTM 2015 versi Erick:

- 250 SXF (tipe motocross), 125 juta 

-250 EXCF, 137 juta 
- 65 SX (2T), 70 juta 
- 85 SX (2T), ring ban19/16, 84 juta.
350 EXCF 144 juta
450 EXC, 148 juta.
200 EXC (2T), 120 juta 
- 250 EXC 6 days (2T), 134 juta 
- 250 EXCF 6 days, 150 juta 
- 300 EXC 6 days (2T), 148 juta 350 EXCF 6 days, 156 juta
450 EXCF 6 days, 160 juta.
500 EXC 6 days, 165 juta 













Kamis, 19 Juni 2014

Trail Suzuki DR 200S Mungkinkah Dijual di Indonesia?


Di tahun 90 hingga 2000-an Suzuki pernah merajai dunia motor trail tanah air dengan produk andalannya TS 125. Sebelum Kawasaki meluncurkan KLZ 150, Suzuki TS menjadi andalan penggemar trail untuk menyalurkan hobbynya offroad dengan motor. Harganya yang relatif terjangkau, waktu itu sekitar Rp 15 jutaan, membuat TS 125 pilihan utama bagi offroader roda dua yang ekonomis.

Sayangnya pada tahun 2005, Suzuki menghentikan produksi TS 125. Penjualannya yang minim dan era motor 2 tak yang semakin meredup (di tanah air) membuat Suzuki memutuskan TS 125 pensiun dini. Setelah itu motor trail lokal dikuasai KLX 150 yang dijual awalnya sekitar Rp 21 jutaan. KLX 150 pun laris manis, menjadi pilihan utama bagi trailmania Indonesia. KLX 150S yang kemudian di tahun 2014 muncul varian ban besarnya dengan KLX 150L melenggang tanpa pesaing di dunia offroad tanah air.

Suzuki Indonesia yang motor bebek dan matiknya tidak terlalu laku, kini hanya mengandalkan Satria FU 150 yang memang tidak ada pesaingnya itu. Herannya, kenapa Suzuk tidak meniru Kawasaki yang kosentrasi jual motor sport dan trail, karena bebeknya juga gak diterima pasar Indonesia. Ninja 250 dan KLX-pun laris manis. Petinggi Kawasaki Indoenesia-pun jadi tersenyum lebar.

Sementara Suzuki malah seperti mati suri. Nyaris tidak ada incovasi baru atau boleh dibilang tidak berani mengeluarkan produk baru yang diterima konsumen Indonesia. Padahal kalau Suzuki mau main di motor garuk tanah, Suzuki punya motor trail andalannya yaitu DRZ di sektor trail enduro dan RMZ di ajang motocross. James Stewart dengan RMZ 450 malang melintang merajai di kejuaraan dunia supercross.

Info terbaru, Suzuki meluncurkan DR 200S versi 2015 yang tampil lebih segar dan dinamis. Meski masih memakai fork model teleskopik dan mesin berpendingin udara, Suzuki DR 200S adalah motor yang nyaman dan tangguh untuk bersenang-senang di jalur offroad. Motor ini akan menjadi pesain Honda CRF 230F atau Yamaha TTR.

DR 200S yang d Amrik dijual seharga $4499 atau setara dengan Rp 53 jutaan (dengan kurs 1$ = Rp 12.000) itu kalau masuk di Indonesia IDB yakin akan laku. Asalkan dijual dibawah Rp 50 juta. Namun dengan kurs dollar yang mengamuk lagi, kayaknya akan sulit menjual DR 200S dibawah Rp 50 juta.
Kalau dijual diatas Rp 50 juta, IDB yakin nasibnya akan sama dengan KLX 250S yang penjualannya seret. Konsumen low Indonesia itu harganya harus dibawah Rp 50 juta. Kalau diatas itu, konsumennya sudah memasuki kalangan the have yang tentunya akan lebih memilih motor enduro tulen seperti KTM, Husqvarna atau Husaberg. (IDB)