Rabu, 31 Oktober 2012

KTM Freeride 350 vs KTM 350 XCFW, Mana yang Lebih Enak?



Kehadiran KTM Freeride menimbulkan rasa penasaran kalangan penggemar dirt bike di tanah air. Tim IDB dan CHEELA berulang kali mendapat request untuk me-review KTM Freeride. Beruntung akhirnya IDB berkesempatan melakukan uji coba KTM Freeride, meskipun tidak terlalu lama. Agar lebih enak menilainya, kami coba bandingkan antara KTM Freeride dengan KTM 350 XCFW tahun 2012. Tipe XCFW ini adalah relatif sama dengan tip EXCF yang banyak beredar di Indonesia.

Dimensi

KTM 350 XCFW itu tinggi jok-nya sudah cukup rendah, enak dipakai untuk orang yang tingginya antara 165 hingga 170 cm. Nah KTM Freeride ini terasa lebih rendah dibanding KTM 350 XCFW, tinggi joknya hanya sekitar 89 cm. KTM Freeride sangat nyaman untuk orang Indonesia yang rata-rata tinggi badannya tidak sampai 170 cm.
Soal berat motor, KTM Freeride juga lebih ringan dibandingkan KTM 350 XCFW. Bobot Freeride sekitar 99,5 kg, sementara bobot KTM 350 XCFW itu sekitar 107 kg, jadi selisih sekitar 8 kg. Dari sudut dimensi, jelas KTM Freeride sangat cocok untuk kebanyakan orang Indonesia.

Suspensi

Dalam uji coba yang lumayan panjang untuk KTM 350 XCFW, kami sangat puas dengan performa suspensinya. Suspensi mampu meredam dengan baik untuk jalur hutan, single track ataupun bebatuan. Suspensi KTM 350 XCFW benar-benar istimewa. Sementara KTM Freeride itu suspensi depan (fork) ukurannya lebih kecil dibanding KTM 350 XCFW, diameternya hanya 43 mm, sedangkan KTM 350 XCFW itu 48 mm.

Meskipun ukuran fork KTM Freeride itu lebih kecil, namun performanya mantap sekali, apalagi untuk jalur single track. Dengan suspensi lebih kecil terasa lebih lincah dan ringan. Namun untuk kestabilan ketika dipakai speed offroad, kami masih lebih suka suspensi KTM 350 XCFW. Tetapi untuk jalur yang susah dan single track, suspensi KTM Freeride sangatlah mantap.

Power dan Handling

KTM 350 XCFW dalam promonya disebutkan punya power mesin ala 450cc, namun dengan handling ala motor 250cc. Sebetulnya secara power mesin, KTM 350 tidaklah sama persis dengan KTM 450, masih ganas 450. Namun soal handling, KTM 350 adalah the best! Motornya ringan, smooth dan mudah untuk manufer. KTM 350 XCFW juga motor yang sangat enak ketika dipakai di jalur yang super licin. Power mesin yang smooth membuat KTM 350 XCFW dengan santai melibas jalur yang licin, tanpa ada gejala sliding!

Sementara KTM Freeride meskipun sama-sama mengusung mesin 350cc, namun powernya masih jauh dibawah KTM 350 XCFW. Tenaga kuda (horse power) KTM Freeride hanya 24 hp, sementara KTM 350 XCFW itu mencapai 45 hp. Jelas kalau untuk daerah terbuka dan speed offroad, KTM Freeride akan jauh tertinggal oleh KTM 350 XCFW.

Namun jika dipakai untuk jalur single track dan di tengah hutan yang penuh dengan tantangan, KTM Freeride akan memimpin di depan! KTM Freeride memang dirancang untuk jalur yang susah. Anda akan dibuat tersenyum lebar memakai KTM Freeride di jalur sempit dan penuh rintangan.

Anehnya meskipun tenaga kudanya lebih rendah dibanding KTM 350 XCFW, kami merasa KTM Freeride lebih responsif dibanding KTM 350 XCFW. Dengan karakter mesin seperti ini, KTM Freeride memang sangat nyaman untuk offroad dengan karakter “stop and go”.
Handling KTM Freeride dan KTM 350 XCFW sama-sama enak. Hanya saja KTM Freeride terasa jauh lebih ringan dibandingkan dengan KTM 350 XCFW.

Pilih mana, Freerride atau 350 EXCF/XCFW?

Untuk pemula, KTM Freeride sangat cocok. Motornya ringan, tenaga tidak terlalu besar, handling nyaman dan tidak membuat cepat lelah. Jika jalur offroad anda lebih banyak single track dan penuh tantangan, Freeride adalah pilihan yang cerdas. Namun jika jalur offroad anda lebih bervariasi dan juga banyak daerah terbuka, KTM 350 XCFW/EXCF adalah pilihan yang pas. KTM 350 XCFW juga lebih nyaman dipakai untuk offroad yang jarak jauh.

Kedua motor ini sama-sama istimewa, tergantung anda yang memilihnya. Jika anda ingin motor yang “santai” dan tidak menguras banyak energi, KTM Freeride adalah pilihan yang tepat. Jika anda pengendara yang lebih agresif dan suka speed offroad, KTM 350 XCFW pilihan yang mantap.

Kalau harga jadi pertimbangan, KTM Freeride itu lebih murah dibandingkan KTM 350 XCFW. Di tanah air, KTM Freeride dilego dengan harga sekitar Rp 105 juta, sedangkan KTM 350 XCFW sekitar Rp 120 juta.

PERHATIAN!
Uji coba setiap produk yang dilakukan oleh tim IDB sama sekali tidak ada hubungan dengan promosi atau marketing produk tertentu. Semuanya murni dilakukan dari sudut pandang konsumen/pengguna secara obyektif.

Jalur Gunung Bromo-Pananjakan Ditutup


Jalur dari Gunung Bromo menuju Pananjakan ditutup sementara karena ada perbaikan jalan. Ditutupnya jalur ini ketika dua orang anggota tim CHEELA berkunjung ke sana pada tanggal 26 Oktober 2012. Menurut info dari petugas yang ada di lapangan, penutupan itu akan dilakukan sampai pertengahan november 2012. Jalur ditutup total, baik sepeda motor atau mobil tidak bisa lewat.

Jika anda ingin ke Pananjakan masih bisa lewat jalur alternatif yaitu lewat Nongkojajar dan Wonokitri. Untuk jalur offroad, masih bisa lewat jalur Ngawu, Nongkojajar menuju Pananjakan. Namun untuk ke lautan pasir masih belum bisa. Jika mau ke lautan pasir bisa lewat jalur Jemplang, Malang atau Cemorolawang, Probolinggo.

Senin, 22 Oktober 2012

Husaberg dan KTM 2 tak Masih Kuasai Kejuaraan Enduro Ekstrim


Motor enduro 2 tak tidak ada matinya, masih menjadi penguasa di berbagai kejuaraan enduro ekstrim. Ini terlihat dari hasil kejuaraan Red Bull Sea to Sky yang baru saja digelar di Turki (21/10/2012). Lima besar teratas dikuasai motor 2 tak dari pabrikan Husaberg dan KTM. Di posisi teratas dipegang oleh Graham Jarvis yang memakai Husaberg TE 300, posisi kedua diduduki oleh pasukan KTM yaitu Jonny Walker, dan ketiga Paul Bolton yang pakai KTM juga.

Bukan hal baru sebetulnya kalau motor 2 tak (biasanya KTM) itu merajai kejuaraan enduro ekstrim di berbagai belahan dunia. Motornya yang ringan namun bertenaga, membuat motor 2 tak menjadi pilihan pembalap enduro kelas dunia. Husaberg yang kini dimiliki oleh KTM juga meluncurkan motor 2 tak di tahun 2011 yang notabene sama persis dengan KTM. Boleh dibilang motor Husaberg yang 2 tak itu adalah KTM berwarna biru!

Meski di Eropa dan juga USA, motor 2 tak masih sering dipakai, bahkan menjadi raja, kondisinya beda dengan di Indonesia. Motor enduro 2 tak di negeri ini semakin tidak diminati. KTM 200 EXC sempat meraja lela di tanah air 10 tahun yang lalu, namun kini posisinya semakin tergeser dengan motor 4 tak yang sebetulnya perawatannya jauh lebih ribet dibanding motor 2 tak. Konsumen Indonesia dan Eropa memang beda. Pengetahuan tentang motor enduro di Indonesia juga boleh dibilang masih minim, dibandingkan dengan Eropa, USA atau Australia.

Pabrikan motor di Eropa masih terus mengembangkan motor trail 2 tak, seperti KTM, Husaberg, Husqvarna, TM dan Gasgas. Bukti tentang hasil kejuaraan enduro yang menunjukan motor 2 tak masih sangat kompetitif, membuat pabrikan belkum ada rencana untuk menghentikan produksi motor 2 tak (isu ini sempat beredar di Indonesia), justru riset masih berjalan terus. Termasuk kemungkinan akan dikeluarkannya motor 2 tak dengan sistem injeksi!

Hasil lengkap kejuaraan Red bull Sea to Sky 2012:

1. Graham Jarvis (Husaberg) 2hrs 16mins 19secs
2. Jonny Walker (KTM) 2hrs 21mins 36secs
3. Paul Bolton (KTM) 2hrs 30mins 8secs
4. Andreas Lettenbichler (Husqvarna) 2hrs 33mins 13secs
5. Xavier Galindo (Husaberg) 2hrs 33mins 58secs
6. Phillipp Scholz (KTM) 2hrs 51mins 15secs
7. Lars Encokl (KTM) 2hrs 59mins 48secs
8. Harry Neumayr (KTM) 3hrs 19secs
9. Gerhard Forester (Husqvarna) 3hrs 1min 21secs
10. Rene Dietrich (KTM) 3hrs 9mins 36secs

Sumber: http://www.enduro21.com/index.php/component/k2/item/684-red-bull-sea-to-sky-%E2%80%93-mountain-race

Rabu, 03 Oktober 2012

HONDA LUNCURKAN CRF 450 VERSI RELI DAKAR 2013


Honda meluncurkan model trail terbaru yang khusus dirancang untuk reli terganas di dunia, Reli Dakar. Motor yang berbasis CRF 450X enduro itu dirancang dengan ketahanan dan konsumsi bahan bakar yang lebih irit. Maklum jarak tempuh reli Dakar itu ribuan kilometer, jadi perlu motor yang irit namun bertenaga untuk melibas medan gurun pasir. Motor berbasis mesin injeksi ini diklaim bertenaga, stabil, namun konsumsi bahan bakarnya irit.

Motor ini akan berlaga di Rali Dakar tahun 2013 dengan sejumlah pembalap papan atas, antara lain Johnny Campbell (USA), juara 11 kali US Baja 1000, dan juga Helder Rodrigues (Portugal), Felipe Zanol (Brazil), Sam Sunderland (United Kingdom) dan Javier Pizzolito (Argentina). Sebelum berlaga di reli Dakar, CRF 450 ini akan diuji coba di reli Maroko yang akan digelar tanggal 14 Oktober 2012.

Kehadiran Honda CRF 450 versi Dakar ini akan menjadi penantang tangguh buat barisan KTM yang selama ini dikenal menjadi penguasa di Reli Dakar. Kita lihat saja hasilnya nanti!