Selasa, 18 September 2012

GAS GAS AKHIRNYA BUKA DELER DI INDONESIA


Semakin banyak saja pabrikan motor trail kelas dunia buka deler di Indonesia. Setelah Husqvarna dan KTM, kini giliran Gas Gas asal Spanyol masuk tanah air. Hal ini sangat menggembirakan, karena konsumen lebih punya banyak pilihan untuk membeli motor trail yang berkualitas. Harganya juga akan jadi bersaing, tidak lagi mematok harga setinggi langit seperti sebelumnya. Ujung-ujungnya konsumen yang senang, produsun juga tersenyum lebar karena dagangannya laris manis.

Gas Gas bukan merk baru, tapi pabrikan ini sudah jualan motor sejak tahun 1985. Tipe paling terkenal dari pabrikan asal Spanyol ini adalah tipe trial. Padahal Gas Gas juga memproduksi motor tipe enduro seperti tipe EC 250F atau EC 300 (2 tak). Gas Gas juga aktif ikut berbagai kejuaraan enduro dunia. Salah satu pembalapnya yang terkenal adalah Ivan Cervantes.

Selamat atas masuknya Gas Gas di indonesia! Yang lebih terpenting adalah kepuasan konsumen harus diutamakan, jangan sampai beli motor tapi kemudian kesulitan mendapatkan spare part-nya! Seorang teman mengeluh karena pernah beli motor trail Eropa di deler resmi, namun ketika mencari spare part fast moving, malah tidak ada. Parahnya deler tidak menanggapi dengan baik keluhan teman ini, terkesan dicuekin.

Semoga nantinya Gas Gas Indonesia juga menyediakan spare part, layanan servis dan juga layanan purna jual. Kalau layanan ini bisa diberikan, kami yakin Gas Gas akan diterima dan berkembang di Indonesia! Ingat, peribahasa lama: konsumen adalah raja! Selamat untuk Gas Gas!

Info lebih lanjut silahkan lihat website Gas Gas Indonesia: http://www.gasgasindonesia.com/

Senin, 17 September 2012

ANTOINE MEO JUARA DUNIA ENDURO E1 DENGAN KTM 250 EXCF


Antoine Meo memastikan dirinya sebagai juara dunia kejuaran enduro kelas E1 di putaran 14 Enduro World Championship di Finlandia. Dengan menunggangi KTM 250 EXCF, Meo memimpin klaseman dengan meraih poin 237, jauh meninggalkan pesaingnya. Meo yang sebelumnya pembalap Husqvarna itu, kini kariernya semakin mentereng dengan pabrikan KTM yang bercirikan warna orange itu.

Artikel lebih lanjut silahkan baca di link bawah ini:
KTM Meo wins E1 World title!

Minggu, 16 September 2012

Catatan Offroad Jabung-Bromo: DERU CAMPUR DEBU, DAN GEDEBRUK!


Sudah lama sekali tim Cheela tidak offroad dengan tim yang lengkap, maklum banyak yang sibuk dengan kerjaannya masing-masing. Setelah hampir 5 bulan tidak offroad bareng, akhirnya kami bisa jalan bareng lagi di hari minggu yang cerah (16/9/2012). Tim yang ikut full, minus DD yang terpaksa tidak bisa ikut karena ada tugas mendadak dari kantornya. Offroad kali ini juga istimewa, karena di barisan offroader cewek ketambahan NY yang merupakan istri dari anggota Cheela, RB. Jadi tim CHEELA kini ada dua cewek (tepatnya dua ibu-ibu) yang aktif offroad, yaitu MD dan NY.


Lokasi offroad yang kami pilih adalah ke Gunung Bromo lewat jalur Jabung, Rojo Pasang, Ngawu, dan finish di lautan pasir Gunung Bromo. Start dari rumahnya C005 di kawasan Jabung, Kabupaten Malang. Jalur yang dilalui sangat bervariasi, mulai dari tanah, batu, pasir, ladang, hutan dan perbukitan. Jalurnya mulai dari single track hingga open space. Yang jelas benar-benar asyik, apalagi kami sudah jarang offroad secara full tim.


Karena banyak anggota yang sudah lama tidak offfroad, muncul berbagai keluhan. Ada yang bilang tangan terasa kaku, pantat terasa tebal atau boyok (pinggang) yang sudah tidak lentur lagi bergoyang-goyang di atas motor trail. Meski lama tidak offroad, tetap saja kami memacu motor dengan kencang, speed offroad, ya karena ini memang kesukaan kami. Kalau offroad santai-santai saja, keringat tidak keluar bro!


Meski jalur offroad ke Bromo itu bukan jalur baru buat tim Cheela, perjalanan kami ternyata jadi lama. Start jam 09.20, ehh baru finish jam 18.30 ketika hari sudah gelap. Lho kenapa koq lama? Karena kami harus ngemong NY yang baru pertama kali ini offroad bareng tim Cheela. NY harus jatuh bangun berulang kali untuk mengimbangi irama offroad kami. NY bilang, “aduh saya udah tidak tahu berapa kali nih jatuh!”. Tapi meski jatuh bangun mencium debu dan tanah kering, NY tetap semangat. Benar-benar salut untuk ibu yang satu ini!

Selain faktor ngemong NY yang masih pemula, ada beberapa kejadian yang di luar rencana. Pertama, ban RB bocor ketika sudah sampai di Rojo Pasang, Nongkojajar, Kabupaten Pasuruan. Kedua, tiba-tiba rem depan Honda CRF 150 yang ditungangngi MD itu terkunci yang membuat MD harus terjungkal mencium tanah aspal. Butuh waktu unhtuk membetulan rem depannya yang katanya ‘masuk angin’, yah kayak orang aja ada masuk angin. Ketiga, TT dan NY sempat tersesat, salah jalur, yang membuat kami harus menunggu lumayan lama.


Terlepas dari kendala yang ada, offroad hari itu benar-benar mengobati kerinduan kami untuk offroad bersama. Semuanya penuh dengan semangat memacu motornya. Menderu di sela-sela debu yang berterbangan. Karena selalu tancap gas, akhirnya banyak yang gedebruk alias terjungkal di jalur offroad. Tubuh dan motor sudah tidak tampak lagi warna aslinya, semuanya terselimuti debu!

Hari itu kami senang sekali bisa offroad bareng lagi bersama sahabat-sahabat yang memang semuanya gila offroad. Meskipun gila offroad tentu saja etika terhadap alam dan masyarakat selalu kami perhatikan. Kalo soal itu sih memang jadi semangat di tim Cheela. Sampai ketemu di jalur offroad berikutnya! (C001)