Kamis, 01 Maret 2012

Tips ‘Memanasi’ Motor SE atau Enduro yang Masih baru


Motor trail sekelas SE (special engine – sebutan di Indonesia yang kerap dipakai untuk menyebut motor tipe cross) atau enduro yang dirancang untuk “bekerja keras” ternyata tetap perlu masa ‘break-in’ atau pemanasan ketika motor masih baru. Motor yang baru keluar dari deler, tidak bisa langsung digeber begitu saja di jalur offroad. Perlu masa-masa “pemanasan” yang disebut masa ‘break-in’, ini agar usia mesin motor bisa lebih awet. Maklum kalau mesin motor enduro atau SE jebol, hemmm sudah kebayangkan berapa duit yang akan dikeluarkan untuk memperbaikinya.

Berikut tips memanasi motor SE /enduro di masa-masa ‘Break-in’:

• Ketika motor SE/enduro yang masih gress itu sampai di garasi anda, cek dulu ketersediaan oli mesin, air radiator dan bensin.

• Setelah itu hidupkan motor sampai mesinnya hangat, tidak usah digeber-geber gasnya.

• Kendarai motor selama 20 menit dengan bukaan gas kira-kira ½ dari bukaan gas penuh. Jadi kendarai dengan santai dulu, tidak perlu nafsu untuk membetot gasnya terlalu kencang.

• Setelah 20 menit mengendarai, berhenti dulu, biarkan mesin dingin. Kemudian cek baut-baut dan ketinggian oli mesin.

• Hidupkan lagi motor dan kendarai selama 40 menit dengan bukaan gas ¾ dari bukaan penuh.

• Berhenti dan biarkan mesin sampai dingin dengan sempurna. Cek barangkali ada mur baut yang kendor, ketegangan rantai dan jeruji.

• Ganti oli, dan khusus motor 4 tak perlu juga diganti filter oli-nya.

• Setelah masa ‘break-in’ ini, motor sudah siap anda betot gasnya sekencang mungkin, namun tetap perlu diingat batas kemampuan anda dalam mengendarainya.

Semoga bermanfaat, selamat mengendarai motor anda!