Kamis, 15 Juni 2017

Ini Dia Tampang Yamaha WR250F dan WR450F Replika EnduroGP

Yamaha meluncurkan motor enduro WR250F dan WR450F replika kenjuaraan dunia EnduroGP. Kedua motor ini terinspirasi dari tunggangan pembalap Yamaha di ajang EnduroGP yaitu Loic Larrieu dan Jamie McCanney,

Kedua motor dari pabrikan sudah dilengkapi dengan silencer knalpot racing akrapovic, handguard acerbis dan grafis tim Yamaha. juga ada upgrade di sektor ECU Mapping-nya, jadi motor lebih gahar tenaganya.

Beda dengan tipe standar, tipe replika EnduroGP ini dirancang untuk digunakan dalam kejuaraan enduro di sirkuit terbatas. Jadi tidak untuk jalanan raya bro. (IDB)


Kamis, 08 Juni 2017

Kawasaki KLX dan D-Tracker Kini Tambah Segar

Konsentrasi PT Kawasaki Motor Indonesia (KMI) terhadap line up sepeda motor penggaruk tanah dibuktikan dengan penyegaran model. KLX Series dan D-Tracker mendapatkan warna dan grafis baru untuk model 2017.

Seluruh tipe KLX Series dan D-Tracker baru itu mulai dipajang memanfaatkan ajang Jakarta Fair 2017, di Ji Expo, Kemayoran, Jakarta Pusat, 8 Juni–16 Juli. Seperti biasa, merek ”geng hijau” ini menempati area outdoor bersama merek-merek motor lainnya.

KLX150 tipe standar hadir dengan grafis yang lebih sporty dengan warna hijau dan hitam, Model ini dipatok Rp 28,8 juta. Lalu ada KLX 150 BF dengan ukuran pelek lebih besar, punya warna hijau dan hitam, banderol Rp 32,4 juta.

Lalu, deretan ini dilengkapi KLX 150 BF SE dengan warna biru dan hijau, harga Rp  34,1 juta. Sementara tipe terbaru dari seri ini, yakni KLX 150 BF SE Xtreme, hadir dengan warna biru dan oranye, harga Rp 34,5 juta.

Sementara itu, sepeda motor trail perkotaan, D-Tracker juga mengalami pembaruan. Model standar hadir dengan grafis baru warna hijau dan hitam, harga Rp 31,4 juta. Ada juga D-Tracker SE dengan warna cerah, merah dan putih, banderol Rp 32,9 juta.

D-tracker SE putih sedikit unik, karena ditambah dengan sentuhan aksen warna biru. Seluruh tipe tersebut akan melengkapi line-up Kawasaki di Jakarta Fair 2017 yang memamerkan seluruh lini, mulai dari tipe Ninja Family, Z Series, Versys Series, KLX Series, hingga Big Bike.

Sumber: http://otomotif.kompas.com

Sabtu, 03 Juni 2017

Rencana Peluncuran Trail Suzuki Diundur, KLX 150 Masih Melengang Sendirian

Tampang Suzuki DR 200
Penggemar motor trail yang mengidamkan trail Suzuki setelah era TS 125 disuntik mati, sepertinya harus lebih lama menahan rindu. Karena Suzuki Indonesia masih belum akan mengeluarkan motor trailnya tahun ini. Sementara mereka masih konsentrasi dengan motor soprt baru mereka yaitu GSX series.

Yohan Yahya, Sales & Marketing 2W Dept Head PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) kepada Kompas mengatakan, "kami tertarik dengan motor trail itu, tapi saat ini kami masih pada tahap mempelajari. Semoga saja bisa direalisasikan dengan mulus, tapi yang pasti tidak tahun ini,” 

Dengan demikian Kawasaki masih bisa bernafas lega, karena pesaing KLX 150 masih belum ada. Apalagi Honda yang juga berencana mengeluarkan motor trail CRF 150 juga masih belum ada gaungnya lagi. 

Jadi Kawasaki masih melenggang sendirian menikmati kue motor trail 150 cc di tanah air, meskipun ada Viar dan Gazgas yang berbasis motor buatan Cina yang juga jualan motor trail. Tapi mereka bukanlah lawan KLX dalam hal jualan motor trail. Akan jadi beda ceritanya jika Suzuki atau Honda yang ikut jualan trail 150-200 cc, tentunya segmen KLX akan tergerus.

Suzuki sebenarnya sudah memasarkan 2.000 unit trail ke Indonesia, yakni DR 200S. Namun, trail ini dipasok khusus untuk kebutuhan operasional Kepolisian Republik Indonesia dan tidak dijual secara bebas.

Melihat produk global Suzuki, sepertinya jika PT SIS jualan trail di Indonesia itu mereka akan jualan DR series Atau mungkinkah membuat produk trail sendiri, misalnya memakai rangka TS 125, tetapi mesin 4 tak? Kita tunggu saja kiprah Suzuki dalam mainan motor trail di tanah air. (IDB)

Rabu, 31 Mei 2017

Husqvarna Juga Luncurkan Motor Enduro 2 Tak Ful Injeksi, Jadi Lebih Irit

Husqvarna TE300i ful injeksi 2018
Mengikuti jejak KTM, pabrikan motor Husqvarna juga meluncurkan motor enduro 2 tak ful injeksi untuk tipe TE 250 dan TE 300 versi 2018. Untuk menandai kalau motor dua tak-nya mengusung tehnologi injeksi, kode motornya kini ditambahi huruf "i", sehingga menjadi TE250i dan TE 300i.

Husqvarna yang kini satu grup dengan KTM dan digadang-gadang sebagai motor kelas premium itu akan semakin dahsyat dengan tehnologi injeksi di motor 2 tak. Motor akan tetap bertenaga namun konsumsi bahan bakarnya akan jauh lebih irit. Dan juga yang tak kalah pentngnya, emisinya akan semakin rendah, sehingga tentu saja akan lebih ramah lingkungan.

Husqvarna bersama KTM selama ini menjadi 'raja' di berbagai kompetisi enduro kelas dunia. Graham Jarvis yang naik Husqvarna TE300 juga langganan naik podium di ajang hard enduro. Bukan hanya di kelas enduro, motor KTM dan Husqvarna dalam beberapa tahun ini juga mulai menggoyang dominasi motor Jepang di event kejuaraan motorcross. Terbukti Ryan Dungey dengan KTM 450 SXF menjadi jawara supercross 2017.

Dua pabrikan motor Eropa yaitu KTM dan Husqvarna sudah meluncurkan tehnologi baru untuk motor 2 tak-nya. Akankah ini juga akan diikuti oleh pabrikan Jepang seperti Suzuki, Yamaha atau Kawasaki? Kita tunggu saja. (IDB).

Pentagon Buat Sepeda Motor Trail “Hybrid”


Setelah merek asal Perancis Furion Motorcycle mengumumkan sepeda motor hybrid, kali ini kabar serupa datang dari Amerika. Namun, bukan dari pabrikan otomotif roda dua, tapi Departemen Pertahanan (Pentagon).

Mengutip Autoevolution, Rabu (31/5/2017) Pentagon saat ini sedang mengerjakan sepeda motor untuk pasukan khusus yang disebutSilentHawk. Menurut pengembangnya Logos Technologies, purwa rupaSilentHawk adalah jenis sepeda motor hybrid-electric, yang dirancang untuk penyusupan taktis.

Sederhananya, pasukan khusus Amerika membutuhkan kendaraan diam (tanpa suara) kecil yang mampu membawa dua orang, serta peralatan di medan perang atau tempur, untuk mengejutkan, menangkap atau membunuh orang jahat.

SilentHawk, berukuran kecil dan ramping, membuatnya cocok untuk hutan belantara, jalur gunung yang sempit atau lanskap berbatu. Motor tersebut menggunakan powertrain hybrid bersama dengan baterai lithium-ion 5,8 kWh. 

Mesin pembakaran bisa diberi asupan dari bensin standar sampai propana, AVGAS (Aviation Gasoline), bahkan bahan bakar jet.

Dengan cara ini, motor bisa berlari hingga 170 mil tanpa pengisian bahan bakar, termasuk dua jam dalam mode listrik dengan sekali pengecasan. Sepeda motor spesial ini juga bisa mencapai kecepatan tertinggi 80 mph, dengan berat 350 pound.

"Karena mereka sepeda motor dan relatif kecil, kami bisa memasukkan beberapa unit di belakang helikopter V-22, di mana mereka bisa diturunkan di suatu tempat," ujar Doug Rombough, VP Business Development Logos Technologies.

"Satu-satunya suara yang akan dihasilkan oleh sepeda motor tersebut ketika melaju adalah suara gesekan ban dengan permukaan jalan, dan rantai motor," tutur Rombough.

Fitur menarik lainnya dari motor ini adalah sistem all-wheel-drive, untuk mendapatkan traksi yang lebih baik di medan yang kasar. Namun, para pengembang belum memberi lampu hijau untuk masuk jalur produksi, karena masih ada beberapa hal yang akan dikembangkan lagi, membuatnya lebih sempurna.

Sumber: http://otomotif.kompas.com

Selasa, 23 Mei 2017

Honda CRF250R Versi 2018 Pakai Electric Stater?

Menghidupkan motor trail dengan mengengkol alias kick stater sepertinya perlahan mulai ditinggalkan. Pabrikan motor Eropa seperti KTM dan Husqvarna untuk motor tipe trailnya yang 250 cc keatas, termasuk tipe cross sudah pakai electric stater. Tinggal pencet tombol saja, motor langsung nyala "jreng".

Zaman dulu motor tipe cross seperti "haram" memakai electric stater dengan alasan akan membuat motor lebih berat dan performanya kurang sip. Tapi seiring dengan kemajuan tehnologi, anggapan itu ditepis, Terbukti motor tipe cros KTM dan Husqvarna yang pakai electric stater itu sangat mumpuni, buktinya Ryan Dungey yang naik KTM 450 SXF menjadi jawara supercross empat kali.

Trend motor tipe ross pakai electric stater sepertinya akan merembet ke pabrikan Jepang. Dalam foto yang beradar di dunia maya, terlihat Honda CRF 250R tidak ada kick staternya. Kalau tidak ada kick staternya pasti itu pakai electric stater, gak mungkin khan pakai tenaga dorong manusia.

Bisa jadi CRF250R yang tampak dalam foto di atas itu adalah versi CRF250R tahun 2018. Kita tunggu saja kabar baik dari Honda. IDB berharap memang benar Honda akan meluncurkan motor tipe cross-nya yang dilengkapi dengan electric stater, sehingga akan lebih nyaman ketika dipakai untuk offroad atau main enduro, Semoga demikian. (IDB, email: indodirtbike@gmail.com).

 Photo : Zeta_DRC_Japan


Rabu, 17 Mei 2017

KTM Luncurkan Motor Enduro 2 Tak Injeksi, Tidak Perlu Lagi Mencampur Oli Secara Manual


KTM dari Austria terus menguatkan jati dirinya sebagai ‘raja’ motor offroad, bukan saja karena banyak mendominasi berbagai kejuaraan enduro kelas dunia, tapi juga soal inovasinya. Kini KTM meluncurkan motor enduro 2 tak 250 dan 300 cc yang mengusung tehnologi injeksi yang dikenal dengan nama TPI (Transfer Port Injection).

Disematkannya tehnologi full injeksi di motor KTM enduro 2 tak ini merupakan sebuah revolusi dan diklaim pertama kalinya di dunia. Dengan tehnologi baru ini, kini oli samping sudah ada tempat sendiri, tidak perlu dicampur secara manual ke tengko bensin. Tentunya konsumsi bensin akan jauh lebih irit, tapi powernya tidak akan berkurang bro.

Tehnologi full injeksi itu akan sudah ada di KTM 250 dan 300 EXC versi 2018. Ini menunjukan komitmen tinggi KTM untuk terus memproduksi motor 2 tak yang lebih ramah lingkungan, tanpa mengurangi performanya di jalur offroad.

Keuntungan motor KTM dengan tehnologi full injeksi TPI ini antara lain:
  • Lebih irit bensin
  • Tidak memerlukan jetting untuk ketinggian tempat yang berbeda
  • Mengurangi emisi (lebih ramah lingkungan)
  • Lebih smooth yang akan lebih nyaman di jalur offroad
  • Mengurangi penguapan bensin
  • Tidak perlu lagi mencampur oli dan bensin secara manual
  • Tidak ada lagi istilah bensin ‘ngelotor’ atau banjir