Senin, 19 Januari 2015

Kawasaki Indonesia Akan Jual KLX450R?


Gosip segar berhembus dari ‘geng hijau’, selentingannya kawasaki Indonesia sedang mengkaji untuk memasukan KLX 450R di pasaran Indonesia. Kalau kabar ini benar, ini berita yang sangat menggembirakan bagi dunia motor offroad di tanah air. KLX 450R adalah motor enduro yang terbukti mumpuni melibas jalur offroad.

Dengan basis mesin KX450F yang disesuaikan untuk enduro, KLX 450R jelas beda spek dengan KLX 250S yang gen-nya adalah dual purpose. KLX 250S yang ‘loyo’ dan berat untuk dipakai untuk offroad membuat penjualan KLX 250S juga ‘lemas’, tidak laris manis seperti ‘anaknya’ yaitu KLX 150.

Kalau gen KLX 450R itu sejak lahir memang dirancang untuk offroad. IDB yakin kalau KLX 450R dipasarkan di indonesia secara resmi oleh Kawasaki Indonesia ini akan jadi angin segar bagi penggila motor trail. Dengan harga yang dibawah motor Eropa semacam KTM atau Husqvarna, KLX 450R akan mampu mencuri hati enduromania Indonesia, dengan catatan harganya di bawah brand Eropa itu.

Kita nantikan saja, apakah Kawasaki Motor Indonesia (KMI) mau memasukan KLX 450R ini atau cukup puas dengan larisnya KLX 150. (IDB).

Jumat, 09 Januari 2015

Kejuaraan Enduro Dunia 2016 di Indonesia?


Betulkah kejuaraan enduro dunia atau Enduro World Championship (EWC) tahun 2016 akan diadakan di Indonesia? Seperti yang dilansir oleh situs www.enduro21.com,  event organiver Xtrim Indonesia telah menyatakan persetujuan awal untuk menyelenggarakan kejuaran enduro dunia di Indonesia paling cepat di tahun 2016.

Kalau berita ini benar adanya, ini akan snagat menggembirakan dunia motor trail tanah air, karena kita akan disuguhi kejuaraan enduro kelas dunia yang tentunya akan dikemas secara professional. Ini bukan sekedar akan jadi tontonan menarik, namun juga menjadi bahan pembelajaran untuk menyelenggarakan kejuraan enduro yang professional, bukan sekedar hobby belaka.

Kalau soal lokasi untuk kejuaraan enduro, Indonesia adalah gudangnya. Ada banyak pilihan. Namun kalau dari sudut bisnis, kayaknya akan lebih menarik jika diadakan di daerah wisata, misalnya Bali. Ini agar menyedot animo masyarakat internasional untuk datang, selain nonton balapan enduro juga bisa berwisata. Semoga EWC benar-benar bisa diadakan di Indonesia! (IDB).

Senin, 05 Januari 2015

Siapakah Pemenang Rally Dakar 2015, KTM atau Honda?


Bendera start rally terganas di muka bumi, Dakar 2015 sudah dikibarkan di kota Buenos Aires, Argentina tanggal 4 Januari 2015. Ratusan peserta setidaknya akan melewati 13 stage dalam waktu 14 hari yang akan melalui tiga negara utama, Argentina, Chile dan Bolivia. Mereka akan melewati jalur pegunungan dan padang pasir yang menuntut kemampuan navigasi handal.

Di kelas sepada motor, 161 peserta bersaing ketat untuk berada terdepan di event yang sering memakan korban jiwa itu. Pembalap kawakan yang meraih empat kali juara Rally Dakar Marc Coma akan mencoba membuktikan bahwa dirinya masih ‘raja’ Rally Dakar. Coma yang menunggani KTM 450 itu akan bersaing ketat dengan rivalnya seperti Sam Sunderland, Paulo Goncalves, Joan Bareda dan Tobi Price.

Selama bertahun-tahun pabrikan KTM mendominasi Rally Dakar. Sejak era mengusung mesin 640 cc hingga kini jadi 450 cc, dominasi KTM masih sulit digoyang. Akankah KTM masih berjaya di Rally Dakar 2015? Kita lihat saja, karena tim Honda juga akan jadi penghalang serius bagi pasukan KTM.

Tim Honda seperti Joan Bareda, Paulo Goncalves dan Rodrigues secara serius menyiapkan diri untuk berlaga di Rally Dakar 2014, Dengan motor andalannya Honda CRF 450X versi rally, tim Honda tidak bisa dianggap remeh. Kita tunggu saja, pabrikan mana yang berjaya di rally Dakar 2015, KTM ataukah Honda. Atau mungkin bahkan Yamaha? Kta tunggu bro hasilnya setelah 17 Januari.

Minggu, 04 Januari 2015

Ganti Kampas Kopling GL Pro, KLX 150 Semakin Responsif


Salah satu keluhan pengguna Kawasaki KLX 150 yang dipakai di jalur offroad adalah kampas kopling yang mudah aus. Akhirnya banyak yang mengeluh kalau KLX 150 itu loyo setelah dipakai beberapa kali. Ternyata kampas kopling sudah soak alias tergerus karena sering dipakai ‘setengah koping’ waktu melibas jalur ofroad.

Mencari kampas kolping KLX 150 ternyata tidaklah mudah. Deler Kawasaki di daerah sering terkesan “tidak bertanggung jawab” soal ketersediaan spare parts. Jual motor, tapi ogah me-stock spare parts. Yang kasihan khan konsumen.

Tapi jangan kuatir bro, jika kesulitan cari part original kampas kopling KLX 150, ganti saja dengan punyanya Honda GL Pro series. Langsung bisa dipasang plek. Malah ini lebih responsif dan tahan lama. Harganya juga lebih murah dibandingkan punya KLX 150. Jadi tidak perlu kuatir lagi kopling slip atau kebingungan cari kampas kolping KLX 150, di deler kelas desa juga ada bro. Selamat mencoba! (IDB)

Kamis, 11 Desember 2014

Yamaha YZ250FX Penantang Tangguh Dominasi Motor Enduro Eropa


Setelah sekian lama pabrikan Jepang tidak mengeluarkan motor enduro yang agresif, Yamaha akhirnya meluncurkan YZ250FX. Dengan basis mesin dari YZ yang terkenal di lintasan motocross, lahirlah YZ250FX. Bedanya dengan YZF, untuk YZ250FX sudah dilengkapi dengan electric starter, ban belakang ring 18, kecepatan 6 speed dan kickstand.

Hadirnya YZ250FX 2015 ini menggembirakan, karena ini bisa menjadi pesaing tangguh bagi dominasi motor Eropa di kejuaraan enduro dunia. Sebelumnya pabrikan Jepang seperti Honda sudah punya motor enduro CRF 250X dan untuk Yamaha WR250F. Namun IDB merasa kedua motor tersebut terlalu “lembut”, kurang agresif. Memang lebih nyaman kalau dipakai offroad santai, tetapi adrenalin kurang terpacu karena karakter motornya terlalu “nyaman”.

Kini untuk versi 2015, Yamaha telah mengeluarkan WR250F dan YZ250FX yang basisnya dari YZF. Kabarnya motor versi 2015 ini jauh lebih agresif dan mantap dibandingkan versi sebelumnya. Ini menggembirakan bagi penggemar berat motor trail, apalagi kelebihan Jepang secara umum itu harga spare partsnya lebih murah dibandingkan motor Eropa. Semoga Honda juga segera mengeluarkan motor enduronya yang lebih tangguh, saatnya Honda CRF250X itu di-upgrade! (IDB).

Selasa, 09 Desember 2014

Kawasaki KX250FX, Perpaduan Motocross dan Enduro


Munculnya Yamaha YZ250FX tahun 2015 membuat dunia motor enduro semakin panas. Setelah sekian lama pabrikan Jepang “mati suri” melakukan upgrade motor enduro yang agresif, akhirnya Yamaha menjawabnya dengan YZ250FX. Ini adalah motor tipe cross country, perpaduan antara ganasnya power mesin motocross dan nyamannya handling ala motor enduro.

Pabrikan motor Eropa sudah lama mengeuarkan tipe cross country. KTM dengan tipe XC, Husqvarna dengan tipe TXC dan Husaberg dengan tipe FX. Sedangkan pabrikan Jepang, masih terlena dengan motor enduro yang cenderung karakternya lembut, sehingga bagi pengendara yang agresif yang ingin motor ganas cenderung akan memilih motor enduro Eropa.

Terinspirasi YZ250FX, IDB melakukan proyek membuat Kawasaki KX250F yang dari pabrikannya itu dirancang untuk di sirkuit motorcross, untuk menjadi mainan di lintasan offroad. KX250F dikenal sebagai motor yang merajai di sirkuir motocross dunia. Karakternya ganas bro.

Salah satu kelemahan KX250F jika dipakai untuk enduro adalah karakter suspensi yang keras. Maklum khan memang dirancang untuk loncat-loncat. Salah satu prioritas pembenahan KXF untuk offroad adalah soal suspensi ini. IDB melakukan pergantian spring dan setting ulang yang dilakukan oleh bule Australia. Hasilnya jadilah KX250FX, motor enduro yang berbasis motor tipe cross. Apa saja ubahan yang dilakukan IDB untuk proyek KX250FX? Tunggu ulasan berikutnya. (IDB).

Kamis, 27 November 2014

Empat Alasan Yamaha WR250R Kurang Laku



Ketika Yamaha Indonesia mengumumkan niatnya untuk menjual motor trail tipe WR250R, IDB membuat ulasan yang memprediksi WR250R akan sulit diterima pasar Indonesia. Lima alasan yang membuat WR250R akan kurang laku di Indonesia yaitu:

Pertama, Harga WR250R yang diperkirakan sekitar Rp90 jutaan itu terlalu mahal, dibandingkan dengan spek yang ada. Kompetitornya seperti Kawasaki KLX 250S yang dibandrol Rp 60 juta saja itu tidak terlalu menggembirakan penjualannya. Dengan harga Rp 90 jutaan, penggemar offroad akan lebih memilih membeli motor trail endure murni seperti merk KTM,  Husqvarna, Husaberg, GasGas atau Sherco yang bekas. Meski bekas, namun motor-motor tersebut sudah teruji di medan offroad.

Kedua, Sebagian besar motor trail di Indonesia itu digunakan untuk hobby offroad, bukan untuk mejeng di jalanan. Dengan demikian meski WR250R dijual dengan harga Rp 90 jutaan lengkap dengan surat STNK dan BPKB, namun itu tidak akan signifikan menjadi daya tarik. Lebih baik dijual lebih murah, meski tidak dilengkapi dengan surat untuk jalanan raya, karena toh memang motornya akan dipakai di jalur offroad.

Ketiga,  Bobot motor WR250R terlalu berat jika dipakai untuk di medan offroad. Ingat sebagian besar pembeli motor trail itu akan digunakan untuk offroad, bukan untuk pergi ke kantor bro! Konsumen Kawasaki KLX 250S itu berusaha mati-matian merubah KLX 250S agar nyaman untuk offroad, meskipun tetap saja faktor berat motor dan power menjadi kendala. Akhirnya KLX 250 tidak terlalu laku, hanya deras penjualannya di awal peluncuran, namun setelah itu menjadi seret.

Keempat, WR 250R itu spek-nya lebih untuk dual purpose, bukan untuk hard offroad. Sementara penggemar trail di Indonesia itu sukanya offroad yang medannya gak karuan alias hard offroad. Kalau yang dimasukin adalah tipe WR250F atau YZ250FX, itu baru motor mantap untuk melibas medan offroad. Kalau tipe WR250R lebih cocok untuk jalanan raya dan light offroad.