Senin, 25 April 2016

Agar Tidak Tertipu, Ini Dia Cara Mengetahui Model Tahun Motor KTM dan Husqvarna

Di bawah ini adalah ulisan dari Rudy Poa, sahabat IDB yang juga pemilik toko Karya Indah Motor yang jualan parts dan aksesoris motor KTM, Husqvarna dan Husaberg. Tulisan ini akan membantu bro dan sist yang mungkin mau membeli motor trail second, karena seringkali penjual itu menyebut usia motornya lebih muda. Semoga bermanfaat.
Sebagai pemasok parts dan aksesoris KTM dan Husqvarna, kami selalu menanyakan tahun dan model dari motor yang membutuhkan spare parts atau aksesories. Sering kali pelanggan menyebutkan model tahun dari motor yang membutuhkan, tapi sering kali kami ragu dan menanyakan VIN atau nomor rangka dari motor yang bersangkutan. Tidak jarang hasilnya berbeda, dan mayoritas tahun pengakuan kelebihan, dalam arti pengakuannya kemudaan.
Biasanya hal ini terjadi dari pemilik yang membeli motornya second hand atau bekas, atau tidak pakai dari baru. Kata simplenya ya KETIPU! Beli motor tidak sesuai tahun.
Saya akan uraikan bagaimana cara mengetahui model tahun, bukan tahun produksi? Kenapa bukan tahun produksi, karena tahun produksi KTM 6 days Slovenia 2016 tetap dibuat July 2015, tapi indentitas motor ini tetap sebagai model KTM 2016. Jadi tahun pembuatan/perakitan tidak masalah, namun model tahunnya yang penting.
Foto di bawah menunjukan apa artinya ke 17 angka nomor rangka. Digit atau angka ke 10 mununjukan tahun pembuatan, dan dimulai tahun 2010 urutan adalah sbb:

A = 2010
B = 2011
C = 2012
D = 2013
E = 2014
F = 2015
G = 2016
Dan seterusnya
Sebelum tahun 2010, digit ke 10 akan menunjukan angka. contohnya:
9 = 2009
8 = 2008
7 = 2007
Dan seterusnya.
Dibawah tahun 2000 akan kembali ke Huruf lagi.
Semoga informasi ini dapat membantu saat membeli motor bekas pakai atau saat memesan spare parts.
Tata cara membaca nomor rangka ini berlaku untuk semua merk motor baik buatan Jepang atau Eropa, bahkan kembanyakan mobil pun menggunakan system yang sama.

Tolong bantu di share informasi ini agar konsumen agar lebih trampil dalam memilih dan megurus motornya.

Jumat, 15 April 2016

Tips Membersihkan Helm Motor Trail, Agar Aman dan Nyaman

Helm adalah perlengkapan mengendarai yang wajib dipakai, apalagi kalau main offroad. Jalur offroad yang tak terduga itu rawan pengendara terjatuh. Khan ada pepatah, “sepandai-pandainya mengendarai motor, akan jatuh juga” hehehe.

Biasanya itu kita sangat rajin kalau mencuci motor trail atau sepatu cross setelah kita selesai main offroad. Motor, pakaian dan sepatu langsung kinclong Tapi yang sering lupa diperhatikan itu adalah kebersihan helm. Betulkan?

Nah bagaimana cara membersihkan dan merawat helm agar selalu nyaman dan aman ketika dipakai? Simak tips dari IDB berikut ini, jadi baca terus artikelnya ya.

Pertama, untuk membersihkan helm itu lepas dulu busa yang ada di bagian dalam helm yang ada di kanan kiri yang biasanya menempel pipi itu. Semua helm modern sekarang bagian busa tersebut pasti bisa dilepas dan dipasang lagi.

Kedua,  lepas juga kain dan busa tipis yang melapisi bagian dalam helm, sehingga  akan kelihatan bagian sterefoam-nya yan warnap utih. Untuk berapa jenis helm, memang bagian dalam ini tidak bisa dilepas alias paten menempel di batok bagian dalam helm. Makanya kalau beli helm trail itu pastikan bagian dalam ini bisa dilepas, biar enak membersihkan.

Ketiga, busa dan kain yang sudah dilepas tadi rendam dalam air yang sudah diberi sampo mobil. Rendam selema 15 menit dan kemudian sikat dengan lembut meggunakan sikat gigi. Kemudian dijemur, tetapi jangan terkena sinar matahari secara langsung.

Keempat, untuk bagian sterofoam itu dibersihkan dengan menggunakan kain lap halus yang sudah dibasahi dengan air. Usap dengan halus dan jika sangat kotor itu bisa disikat menggunakan sikat gigi. Untuk bagian ini tidak perlu dikasih sabun, sampo atau bahkan alkohol, karena justru itu bisa merusak sterofoam-nya.

Kelima, untuk bagian luar helm cukup dibersihkan dengan kai lap yang sudah dibasahi air, tidak perlu disikat. Setelah itu bisa dijemur, tetapi jangan terkena sinar matahari langsung.

Untuk helm supermoto atau dual purpose yang ada kaca visornya, itu kaca dibersihkan dengan lap halus yang sudah dibasahi dengan air. Cara membersihkannya dengan gerakan memutar secara lembut. Kemudian bersihkan dengan kertas tissu kering, juga dengan gerakan memutar.

Setelah kering semuanya, bagian yang dilepasi itu dipasang kembali dengan sempurna. Supaya tampak mengkilat dan melindungi cat, olesin bagian luar helm dengan wax yang biasa dipakai untuk motor atau mobil.

Kemudian pastikan kucian pad (tudung helm) helm itu sudah rapat, tidak terlalu kendor. Tali helm juga harus dalam kondisi baik. Sering terjadi tali helm itu lepas karena kait tali helm yang menempel di batok helm itu berkarat. Kalau tali sudah aus atau lepas, helm ini jangan dipakai lagi, karena untuk helm trail itu wajib ada talinya. (IDB).

Senin, 11 April 2016

Yamaha Akan Luncurkan Motor Trail Enduro YZ125X

Yamaha berencana meluncurkan jagoan barunya untuk segmen motor trail. Jagoan baru itu adalah YZ125X yang mengusung mesin 125 cc 2 tak yang mempunyai basis sama dengan motor SE YZ 125.

Rumor munculnya YZ 125X itu dihembuskan oleh situs enduro21.com dengan mengacu sumber di Jepang. Jika benar Yamaha akan mengeluarkan YZ 125X ini akan jadi kabar gembira bagi penggemar motor enduro, setelah sebelumnya Yamaha juga meluncurkan YZ250X yang juga mengusung mesin 2 tak.

Agresifnya Yamaha mengeluarkan tipe motor trail enduro ini patut diapresiasi. Harganya yang rata-rata di bawah pabrikan Eropa seperti KTM atau Husqvarna, membuat Yamaha menjadi pilihan alternatif. Kualitas motor Yamaha di kelas dunia juga tidak diragukan. Motor tipe SE-nya (tipe cross), YZ 250F itu oleh banyak media dinobatkan sebagai the best motor SE 250 cc.

Akankah YZ 125X juga masuk di Indonesia? Kita tunggu saja kabar beritanya lebih lanjut, Sementara lihat dulu saja penampakan YZ 125X berikut ini:




Kamis, 31 Maret 2016

Mencicipi Performa KTM 1190 Adventure

Sepeda motor yang dicoba dan juga dimilik oleh IDB itu kebanyakan motor tipe enduro dan cros (SE). Untuk touring adventure, IDB mengandalkan motor kapasitas cc kecil yaitu KLX 250. Nah ketika ada kesempatan menjajal motor yang murni dilahirkan untuk touring adventure seperti KTM 1190 Adventure, tentu saja IDB sangat antusias.

IDB sangat jarang memakai motor tipe adventure. Motor gede tipe adventure yang pernah dicoba IDB hanya BMW GS 800 dan KTM 640. Jadi sebetulnya IDB tidak punya pengalaman banyak naik motor tipe touring adventure dengan kapasitas cc gambot.

Pertama kali melihat langsung tampang KTM 1190 Adventure, wow terlihat besar kayak badak dan garang bro. Ketika IDB hanya melihat fotonya di internet, motor ini tidak terlihat ‘macho’, tapi begitu melihat langsung dengan mata kepala sendiri, barulah terlihat KTM 1190 Adventure sangat garang.

Mohon maaf jika fotonya kurang jelas, karena IDB mengambil gambarnya malam hari pada waktu test ride. Maklum test ride-nya hanya bisa dilakukan malam hari, ketika IDB lagi luang waktunya.

Test rider IDB yang mempunyai tnggi badan 173 cm masih jinjit ketika menunggangi motor dengan warna hitam kombinasi orange ini. Posisi riding tegak, persis kayak motor KTM tipe enduro.

Awalnya IDB agak kuatir, apakah ‘mampu’ mengendarai motor yang berbobot 230 kg ini. Apalagi melihatnya bentukna yang tinggi besar, bikin agak keder. Kalau naik motor enduro sih, IDB sudah biasa, mulai kapasitas mesin 85 cc hingga 500 cc sudah biasa IDB kendarai, no problem.

Begitu gas motor dibuka pelan, KTM 1190 yang diklaim mempunyai tenaga sebesar 150 hp ini melaju dengan enteng. Lima detik diatas sadel motor, IDB merasa karakter ridingnya mirip banget dengan motor tipe enduro KTM atau Husqvarna.

Karena merasa nyaman dan mulai PD, IDB semakin berani buka gas motor lebih dalam. Wow motor melesat dengan enteng penuh denan tenaga! Begitu masuk gigi 4, motor semakin melaju kencang dengan suara yang tidak memekakan telinga.

Suspensinya KTM 1190 terbilang istimewa. Ketika ada jalan bergelombang dan gundukan kecil, IDB mencoba menggeber gas dengan gaya naik ala motor enduro. Hasilnya, motor ini melibasnya dengan enteng dan tidak terasa kalau sedang melewati  gundukan. Suspensinya benar-benar nyaman.

Power mesin, suspensi dan handling KTM 1190 Adventure bisa dibilang istimewa. IDB merasa seperti naik motor enduro tapi denga bodi gambot. Namun dengan power mesin yang dahsyat membuat berat motory ang lebih dari 200 kg itu menjadi terasa enteng ketika dikendarai.

Hemmm, cukup sudah IDB mencicipi sejenak KTM 1190 Adventure, karena kalau terlalu lama takut menjadi ketagihan. Di bawah ini foto KTM 1190 Adventure yang lebih jelas. (IDB).


Senin, 21 Maret 2016

Uji Coba Knalpot FMF Q4 untuk Motor Trail Dual Purpose

Mencari knalpot untuk motor dual purpose seperti Kawasaki KLX 250 yang pas tidaklah mudah. Memang di pasaran cukup banyak beredar knalpot untuk KLX 250, termasuk yang custom. Cuma kebanyakan knalpotnya itu dengan suara menggelegar ala motor yang full dipakai offroad.

KLX 250 itu gen-nya adalah motor dual purpose, yang dipakai untuk touring adventure. Yah kira-kira 70% jalanan aspal, 30% offroad ringan. Jadi kalau beli KLX 250 untuk dipakai full offroad, jelas itu salah pilih, karena motor ini bobotnya berat kalau untuk spek offroad.

Nah kalau KLX 250 dipakai untuk touring dengan knalpot yang menggelegar itu memekakan telinga bro. Belum lagi biasanya kalau pakai knalpot tipe free flow yang cenderung keras suaranya itu ada gejalak knalpot “nembak” ketika jalanan turun. Ahh khan gak enak kedengarannya dan malu, motor seharga Rp 60 jutaan kog nembak-nembak kayak bedil tentara hehehe.

Terus knalpot apa dong yang cocok untuk KLX 250? Jawabannya adalah FMF tipe Q4. IDB sudah mencobanya berulang kali dan hasilnya sangat memuaskan.

Dengan knalpot silencer FMF Q4, tenaga motor terasa meningkat, namun suarannya tetap ramah di telinga. Tenaga motor di kitiran bawah hingga atas ngisi terus. KLX 250 IDB dengan gir belakang ukuran 49 itu di jalanan raya masih bisa ngacir 120 km per jam dengan enteng.

Kelebihan FMF Q4 itu juga tidak ada gejala suara ‘nembak’, seperti kebanyakan knalpo model free flow. Knalpot juga dilengkai dengan DB killer untuk meredam suaranya agar tidak menggelegar, tanpa mengurangi performanya.


Jika misalnya tiba-tiba pingin masuk jalur offroad, DB Killer di knalpot bisa dilepas dengan kunci L. Tenaga motor lagsung terasa lebih terdongkrak, ngisi terus bro. (IDB)

Rabu, 02 Maret 2016

Tidak Ada Pesaing, KLX 150 Masih Laris Manis

KLX 150 series masih jadi andalan Kawasaki Indonesia untuk meraup rupiah dengan jualan motor trail kelas 150 cc. Kawasaki relatif melenggang sendirian di segmen ini, karena pabrikan Jepang lain seperti Honda, Yamaha atau Suzuki belum melirik segmen ini.

Data dari Asosiasi Sepeda Motor Indonesia (AISI) menujunkan penjualan KLX 150 di bulan Januari 2016 masuk sepuluh besar motor sport 150 cc yang terlaris. Dalam bulan itu new KLX 150 terjual sebanyak 3.362 unit dan KLX 150 BF 2.225 unit. Penjualan D-Tracker 150 juga lumyan moncer yaitu sebanyak 1.753 unit.

Penjualan KLX 150 series itu mengalahkan motor sport Yamaha Byson yang hanya terjual sebanyak 1.273 unit di bulan yang sama. Penjualan total KLX 150 series jika digabung tipe standar dan BF itu totalnya 5.587 unit dan ini mengalahkan penjualan Honda CB 150R yang laku sebanyak 5.076 unit.

Laris manisnya KLX 150 itu tidak terlepas semakin tingginya peminat motor trail di tanah air, sementara Kawasaki bermain sendirian di 'kue' ini. Untuk Yamaha dan Honda mungkin tidak tertarik bermain di motor trail, karena motor skutik dan sport-nya masih berjaya. Hanya Suzuki yang seharusnya terjun di motor trail, karena toh motor bebek, skutik dan sportnya jeblok di pasaran.

Suzuki Indonesia punya sejarah panjang bermain di motor trail karena mereka pernah jualan motor legenda trail TS 125 di tahun 90-an. Motor yang mengusung mesin 2 tak itu sampai sekarang juga masih tinggi peminatnya.

Andai saja Suzuki mau mengeluarkan motor trail-nya dengan harga seputar KLX 150, ini akan bagus untuk konsumen, sehingga tidak hanya melulu geng hijau saja. Semoga Suzuki 'sadar' bahwa sebetulnya gen mereka di Indonesia adalah motor trail. (IDB)

Senin, 29 Februari 2016

Gas Gas Bangkit Lagi, Munculkan Motor Enduro 2017

Setelah sempat bangkrut, pabikan motor Gas Gas asal Spanyol bangkit kembali. Mereka memunculkan foto motor enduro dan trial yang rencananya akan dirilis pada tahun 2017. Ini kabar baik, karena sebetulnya Gas Gas itu salah satu motor Eropa yang istimewa. Berikut ini penampakan Gas Gas EC300 enduro racing 2017: