Jumat, 20 Juni 2014

Harga Trail KTM Versi 2015, Sudah Bisa Dipesan Sekarang

IDB mendapat informasi dari Erick, salah satu offroader yang juga jualan motor trail build up, tentang harga terbaru KTM versi 2015. Erick secara terbuka mengumumkan harga dan siap menerima pesanan dengan memberikan DP sebesar Rp 20 juta. Untuk bro and sist yang sudah ngebet ingin meminang KTM 2015, silahkan kontak Erick di HP 081282602040

Berikut daftar harga motor KTM 2015 versi Erick:

- 250 SXF (tipe motocross), 125 juta 

-250 EXCF, 137 juta 
- 65 SX (2T), 70 juta 
- 85 SX (2T), ring ban19/16, 84 juta.
350 EXCF 144 juta
450 EXC, 148 juta.
200 EXC (2T), 120 juta 
- 250 EXC 6 days (2T), 134 juta 
- 250 EXCF 6 days, 150 juta 
- 300 EXC 6 days (2T), 148 juta 350 EXCF 6 days, 156 juta
450 EXCF 6 days, 160 juta.
500 EXC 6 days, 165 juta 













Kamis, 19 Juni 2014

Trail Suzuki DR 200S Mungkinkah Dijual di Indonesia?


Di tahun 90 hingga 2000-an Suzuki pernah merajai dunia motor trail tanah air dengan produk andalannya TS 125. Sebelum Kawasaki meluncurkan KLZ 150, Suzuki TS menjadi andalan penggemar trail untuk menyalurkan hobbynya offroad dengan motor. Harganya yang relatif terjangkau, waktu itu sekitar Rp 15 jutaan, membuat TS 125 pilihan utama bagi offroader roda dua yang ekonomis.

Sayangnya pada tahun 2005, Suzuki menghentikan produksi TS 125. Penjualannya yang minim dan era motor 2 tak yang semakin meredup (di tanah air) membuat Suzuki memutuskan TS 125 pensiun dini. Setelah itu motor trail lokal dikuasai KLX 150 yang dijual awalnya sekitar Rp 21 jutaan. KLX 150 pun laris manis, menjadi pilihan utama bagi trailmania Indonesia. KLX 150S yang kemudian di tahun 2014 muncul varian ban besarnya dengan KLX 150L melenggang tanpa pesaing di dunia offroad tanah air.

Suzuki Indonesia yang motor bebek dan matiknya tidak terlalu laku, kini hanya mengandalkan Satria FU 150 yang memang tidak ada pesaingnya itu. Herannya, kenapa Suzuk tidak meniru Kawasaki yang kosentrasi jual motor sport dan trail, karena bebeknya juga gak diterima pasar Indonesia. Ninja 250 dan KLX-pun laris manis. Petinggi Kawasaki Indoenesia-pun jadi tersenyum lebar.

Sementara Suzuki malah seperti mati suri. Nyaris tidak ada incovasi baru atau boleh dibilang tidak berani mengeluarkan produk baru yang diterima konsumen Indonesia. Padahal kalau Suzuki mau main di motor garuk tanah, Suzuki punya motor trail andalannya yaitu DRZ di sektor trail enduro dan RMZ di ajang motocross. James Stewart dengan RMZ 450 malang melintang merajai di kejuaraan dunia supercross.

Info terbaru, Suzuki meluncurkan DR 200S versi 2015 yang tampil lebih segar dan dinamis. Meski masih memakai fork model teleskopik dan mesin berpendingin udara, Suzuki DR 200S adalah motor yang nyaman dan tangguh untuk bersenang-senang di jalur offroad. Motor ini akan menjadi pesain Honda CRF 230F atau Yamaha TTR.

DR 200S yang d Amrik dijual seharga $4499 atau setara dengan Rp 53 jutaan (dengan kurs 1$ = Rp 12.000) itu kalau masuk di Indonesia IDB yakin akan laku. Asalkan dijual dibawah Rp 50 juta. Namun dengan kurs dollar yang mengamuk lagi, kayaknya akan sulit menjual DR 200S dibawah Rp 50 juta.
Kalau dijual diatas Rp 50 juta, IDB yakin nasibnya akan sama dengan KLX 250S yang penjualannya seret. Konsumen low Indonesia itu harganya harus dibawah Rp 50 juta. Kalau diatas itu, konsumennya sudah memasuki kalangan the have yang tentunya akan lebih memilih motor enduro tulen seperti KTM, Husqvarna atau Husaberg. (IDB)

Rabu, 23 April 2014

Mathias Muchus dan Slank Dukung Ride for Borneo 2014

Ride for Borneo 2104 yang digagas oleh organisasi lingkungan ProFauna mendapat dukungan dari artis papan atas yaitu Slank dan Mathias Muchus. Mereka yang sejak tahun mendukung ProFauna itu menyambut baik program Ride for Borneo yang bukan sekedar petualangan, namun mengemban misi konservasi alam.

Ingin tahu apa kata Mathias Muchus yang juga gemar main motor trail tentang Ride for Borneo? Simak di website ProFauna berikut ini: http://www.profauna.net/id/content/bimbim-slank-dan-mathias-muchus-dukung-ride-borneo-2014

Senin, 24 Maret 2014

IDB Jadi Media Partner Ride for Borneo 2014


Indonesiandirbike.com (IDB) menjadi media partner acara Ride for Borneo 2014 yang digagas oleh ProFauna, sebuah organisasi internasional untuk pelestarian hutan dan satwa liar Indonesia. Selain IDB, ada juga NET TV dan Bumi Hijau TV yang secara resmi menjadi media parnert dari acara yang akan dlakukan di Kalimantan dan Malaysia itu.

Dukungan IDB terhadap Ride for Borneo selain karena turut peduli akan kelestarian hutan Kalimantan, juga karena kampanye hutan itu dilakukandengan menggunakan motor trail. Tahu sendiri khan kalau IDB sejak tahun 2008 selalu serius dalam mempromosikan kegiatan offroad motor trail yang aman, nyaman dan ramah lingkungan. Begitu ditawari untuk menjadi media partner Ride for Borneo, IDB langsung menyambut positif ajakan ini.

Situs Indonesiandirtbike.com yang dikunjungi hampir 1 juta orang ini merasa bangga bisa mendukung Ride for Borneo 2014 yang bukan sekedar petualangan biasa, namun punya misi mulia yaitu mempromosikan pelestarian hutan Kalimantan. Informasi tentang Ride for Borneo 214 silahkan lihat di situs ProFauna berikut ini: http://www.profauna.net/id/content/profauna-umumkan-akan-lakukan-program-ride-borneo-2014

Minggu, 23 Februari 2014

AJP Motor dari Portugal Akan Jadi Pesaing Berat KLX


Dunia motor trail di Indonesia akan semakin ramai dengan rencana kehadiran AJP Motor dari Portugal. Menurut sumber IDB, sebetulnya AJP sudah siap dipasarkan di Indonesia, namun karena kurs Euro sedang tinggi, rencana memasarkan AJP ditunda dulu. Jika AJP diluncurkan di Indonesia, ini akan jadi pesaing berat dari Kawasaki KLX 150 yang merajai motor trail lokal tanah air. Bisa-bisa market KLX akan digerus oleh AJP, karena faktor harga yang relatif tidak beda jauh, namun dengan spek AJP yang diatas KLX.

Menurut deler yang rencananya akan memasarkan AJP di Indonesia, motor yang akan dimasukan itu mulai tipe 125 cc hingga 240cc. Semuanya tipe enduro yang akan cocok untuk melibas medan offroad. Untuk yang 125 cc itu lingkar ban belakang 17 dan depan 19, sedangkan yang 240 cc itu ban belakang ukuran 18 dan depan 21. Mantapnya, harga motor trail ini kabarnya akan dipatok dibawah angka Rp 30 juta!

Dengan harga dibawah Rp 30 juta jelas AJP akan berhadapan langsung dengan KLX 150 dan KLX 250. Namun spesifikasi AJP masih berada diatas KLX 150. Dengan suspensi marzocchi  yang terkenal handal, AJP akan enak untuk main di jalur offroad. Seperti halnya KLX, AJP juga masih pakai sistem karburator yang tentunya lebih enak untuk settingnya, tidak seribet motor injeksi.

Hasil penelusuran IDB , kabarnya mesin yang dicangkokan ke AJP motor itu mesin Honda. Secara spek, AJP mirip dengan Honda CRF 150F dan CRF 230F, namun bedanya di motor AJP itu sistem pengereman depan belakang sudah pakai disc brake. Tak heran jika bagian dalam mesin AJP itu banyak yang bisa diganti dengan parts Honda seperti Honda Tiger atau Megapro. Nah jadi lebih mantap khan, karena tidak terlalu kuatir soal spare parts. (IDB).

Senin, 03 Februari 2014

Cody Webb dengan Motor Beta 2 Tak Jadi Jawara King of the Motos

Cody Webb, pembalap enduro dari pabrikan Beta berhasil menyabet juara King of the Motos dengan motor tungangannya Beta 300 RR. Di balapan itu Cody Webb mendominasi sejak awal start hingga finish. Posisi kedua ditempati pembalap KTM Taylor Robert dan posisi ketiga adalah Graham Jarvis dari Husqvarna. Kemenangan Webb ini semakin mengukuhkan dominasi motor 2 tak di kejuaraan enduro ekstrim. Motor enduro 2 tak tidak pernah mati bro....

Jawara King of the Motos selengkapnya:
1. Cody Webb (Beta) 2:38:01; 2. Taylor Robert (KTM) 2:40:19; 3. Graham Jarvis (Husqvarna) 2:47:19; 4. Kyle Redmond (KTM) 2:51:19; 5. Noah Kepple 3:30:52… 

Info lebih lanjut: http://www.enduro21.com/index.php/component/k2/item/1640-cody-webb-takes-king-of-the-motos-win#sthash.G4cpNwHV.dpuf

Rabu, 22 Januari 2014

KTM Masih Merajai Dakar 2014

Pabrikan KTM masih menjadi raja di rally terganas di dunia, Dakar 2014. Dominasi ini dikukuhkan dengan rider KTM Marc Coma yang berada di posisi teratas. Ini adalah mahkota juara Dakar keempat yang diraih oleh Marc Coma. Marc Coma resmi jadi rider KTM factory sejak tahun 2003. Kemenangan pertamanya diraih pada tahun 2006 di Afrika, kemudian pada tahun 2009 dan 2011 di Amerika Selatan. Pada tahun 2013 Coma tidak ikut bertanding karena didera cidera.

Posisi kedua di Dakar 2014 juga diraih pembalap KTM Jordi Viladoms dari Spanyol, negara yang sama dengan Marc Coma. Menariknya di posisi ketiga hingga kelima, pabrikan motor asal Jepang yaitu Honda dan Yamaha mampu menyodok di lima besar. Cyrill Despres yang sang jawara tahun lalu harus puas berada di poisisi 4 dengan motor Yamaha YZ450F versi rally.

Naiknya Yamaha dan Honda di lima besar sepertinya akan menjadi ancaman serius bagi dominasi KTM di masa mendatang. Apalagi tim merah Honda sedang giat melakukan riset untuk upgrade motor andalannya CRF 450X yang digunakan untuk berbagai kejuaraan enduro dan rally. Kita lihat saja perkembangannya, apakah motor Jepang akan mampu menumbangkan dominasi motor Eropa KTM, let's see!

Berikut daftar jawara Dakar 2014 sampai stage 13:

1. Marc Coma (ESP, KTM) 54:50:53 hrs
2. Jordi Viladoms (ESP, KTM) +01:52:27
3. Olivier Pain (FRA, Yamaha) +02:00:03
4. Cyril Despres (FRA, Yamaha) +02:00:38
5. Helder Rodrigues (PRT, Honda) +02:11:09
6. Jakub Przygonski (POL, KTM) +02:31:46
7. Joan Barreda (ESP, Honda) +02:54:01
8. Daniel Gouet (CHL, Honda) +03:10:34
9. Stefan Svitko (SVK, KTM) +03:50:10
10. David Casteu (FRA, KTM) +03:58:09 - 

See more at: http://www.enduro21.com/index.php/component/k2/item/1606-dakar-rally-%E2%80%93-stage-13#sthash.4PwPNGeK.dpuf