Kamis, 16 Februari 2017

Pasang Kabel Sling dan Ganti Karbu Kecil untuk Persiapan Melibas Jalur Offroad IOX Celebes

Motor sudah siap tempur melibas jalur offroad IOX Celebes
Hari hari jelang acara Indonesia Offroad Xpedition (IOX) sudah semakin dekat. Beragam persiapan mulai dari motor,  rider,  hingga pendukung teknis lainnya sudah dilakukan.

Untuk motor, seluruh rider sudah memasang lampu led sebagai tambahan lampu utama, tas bagasi, dan rak tambahan. Banyak juga yang membawa jerigen bensin isi 5 liter. Terutama mereka yang menggunakan motor 2 tak karena mesinnya dikenal haus bensin.

Salah satunya motor ARZ, yang diberi nama Husin alias Husqvarna Indonesia. Motor yang dimodif vintage dengan basic Husqvara WR 250 ini di kondisi jalan rata saja konsumsi bensinnya setara mobil yakni 1:10. Apalagi kalau digunakan offroad,  bisa tambah boros lagi seiring betotan gas saat melintasi medan ekstrim

"Saya bawa 2 jerigen isi 4 liter, nanti tas juga bisa diisi botol big cola yang berisi bensin " , kata ARZ yang jadi kontributor IDB di event IOX 2017.

Senada pula motor yang digunakan BMK. Motor dengan basic KTM 125 yang dimodif vintage ini juga ngga kalah boros. Bahkan untuk mengurangi 'rasa haus' motor ini sampai diganti karburatornya. "Karbu saya ganti lebih kecil. Yang penting main langsam, gak perlu buka gas dalem-dalem biar irit BBM",  kata pria gondrong asli Jepara ini.


Mungkin motor BMK ini satu satunya trail terunik yang ikut IOX. Posisi rantai di kanan, kick starter di kiri,  masih ditambahi lagi "winch" roda menambah keunikan trail kesayangan bapak satu anak ini.

"Buat jaga-jaga kalau terjebak lumpur dan ngga ada yang narik ", kata BMK sambil terkekeh.

Sistim kerjanya yaitu kabel sling dililitkan ke bagian roda belakang dan diberi plat pelindung agar tidak masuk ke jari-jari dan rantai. Ide cemerlang yang biasanya juga digunakan truk- truk di Kalimantan yang masuk hingga pedalaman. 

Motor dilengkapi dengan tas bagasi untuk bawa barang
Pantau terus blog IDB ini untuk mengikuti perkembangan event IOX 2017, langsung dari jalur offroad di Sulawesi! (IDB/ARZ)

Sabtu, 11 Februari 2017

Diler Trail Sherco dan Produk Fox Asli Hadir di Kota Malang

Penggemar motor trail di kota Malang semakin dimanjakan dengan semakin mudahnya membeli motor tral berkualitas berikut aksesorisnya. Kini hadir XClub yang menjual aneka riding gear produk Fox mulai dari sepatu, jersey, celana, gogle,safety gear hingga helm. XClub yang berada di Dinoyo Mall City ini semakin melengkapi toko-toko lain yang menjual aksesoris motor trail di Malang Raya.

“Kami hanya menjual produk fox, shift dan TLD yang ori, bukan bajakan”, kata Adit, penjaga toko XClub kepada IDB.

IDB menyambut baik kehadiran Xclub di Kota Malang ini, karena konsumen akan semakin mudah jika ingin membeli produk yang asli. Maklum di pasaran ada banyak produk berlabel Fox, tetapi itu sering bukan produk asli atau sering disebut barang KW.
Menjual aneka riding gear merk Fox dari seoatu hingga helm
Mantapnya lagi, XClub juga akan jualan motor trail asal Eropa yaitu Sherco. Nama Sherco tidaklah asing bagi penggemar motor enduro dan trial kelas dunia. Dengan kehadiran Sherco, penggemar motor trail build up di Malang semakin banyak pilihan selain KTM dan Husqvarna.

“Selain menjual motor Sherco kami akan jual spare parts dan aksesorisnya”, kata Edy Kampang, bos XClub Malang.

Yang mau belanja produk Fox dan Sheco atau sekedar tanya-tanya dulu, silahkan kontak Adit di 082187638443. (IDB)

Kamis, 09 Februari 2017

Honda Mulai Main Motor Trail, Akankah Menggerus Dominasi Kawasaki KLX?

Merk sepeda motor Honda itu begitu kuat di hati sebagian besar masyarakat Indonesia. Bahkan di banyak daerah orang menyebut sepeda motor itu dengan sebutan "honda", misalnya Honda Mio, padahal Mio itu keluaran pabrikan Yamaha.

Fakta menunjukan Honda menjadi penguasa di pasar sepeda motor tanah air. Motor matic yang dulu sempat dikuasai oleh Yamaha, kini direbut oleh Honda. Di segmen motor sportpun Honda juga semakin berani betarung dengan merek lain seperti Kawasaki dan Yamaha.

Nah ketika Honda mulai ikutan main motor trail dengan mengeluarkan CRF250Rally apakah ini akan jadi ancaman serius bagi Kawasaki dan Yamaha yang sudah duluan jualan motor trail? Kalau hanya CRF250Rally yang dijual sepertinya belum akan bisa merebut tahta raja trail dari Kawasaki yang meraup pundi-pundi uang lewat KLX 150 yang laris manis.

Akan beda ceritanya jika Honda juga jadi mengeluarkan motor trail 150 cc, ini benar-benar ancaman serius bagi dominasi Kawasaki. Apalagi jika AHM melengkapi barisan pasukan trailnya dengan tipe lain seperti CRF 250X, CRF 230F dan CRF 250R, itu IDB yakin Honda lewat AHM akan bisa menggoyang Kawasaki.

Seberapa Besar Pasar Motor Trail di Indonesia?

Pasar moto trail memang tidak sebesar motor matic, bebek atau sport untuk harian, tetapi tetap saja ini menggiurkan untuk dimainkan. Apalagi jika untuk keperluan brand image, perlu setiap pabrikan mengeluarkan semua andalan motornya termasuk tipe trail.

Dari data yang ada, terlihat Kawasaki dengan KLX 150-nya masih mendominasi tahun lalu, seperti dikutip dari Kompas di artikel bawah ini.

Melongok data distribusi Asosiasi Industri Sepedamotor Indonesia (AISI) 2016, segmen ini masih dikuasai sepenuhnya oleh Kawasaki dengan pencapaian untuk KLX250 mencapai 2.272 unit sepanjang 2016, dengan rata-rata penjualan 190-an unit perbulannya.

Lalu ada Suzuki DR 200 S yang dalam dua bulan terakhir di November dan Desember 2016, mencapai 1.400 unit, di mana ini untuk memenuhi pemesanan pihak Kepolisian Republik Indonesia. Kemudian Yamaha WR250, yang tidak tercantum rekapitulasi penjualannya di data AISI, di mana sudah meluncur sejak awal 2015. 

Sementara untuk KLX150, angkanya menyentuh 64.030 unit selama 12 bulan di 2015. Kalau dihitung rata-ratanya, sebesar 5.336 unit, atau menikmati 9,95 persen dari segemen sport secara keseluruhan.

Menarik dinanti kehadiran CRF250 dan CRF150 dari Honda, dan seberapa besar akan memengaruhi pasar trail, hanya menyomot jatah Kawasaki atau bisa memperluas pasarnya. (IDB)

Senin, 06 Februari 2017

Trail Honda CRF250 Rally Dilego Rp 62,9 juta Lengkap dengan Surat

Astra Honda Motor(AHM) akhirnya benar-benar meluncurkan motor trail series yaitu CRF 250 Rally dan CRF 1000L African Twin awal Februari 2017 ini. Sayangnya trail yang spek full offroad belum diluncurkan oleh AHM. Mereka lebih memilih tipe  adventure yang mungkin diangap konsumennya lebih luas.

CRF 250 Rally dilepas dengan harga yang relatif murah yaitu Rp 62,9 juta on the road Jakarta. Artinya dengan harga segitu motor ini sudah dilengkapi dengan surat lengkap yaitu STNK dan BPKB, jadi bisa dipakai touring kemana-mana tanpa takut disemprit polisi.

CRF 250 Rally ini akan jadi pesaing berat Kawasaki KLX 250S dan Yamaha WR250R yang sudah beredar duluan di tanah air. IDB tidak memasukan Kawasaki Versys 250 sebagai pesaing CRF250 Rally karena DNA-nya berbeda. CRF 250 Rally basisnya motor trail, itu ditandai salah satunya diameter lingkar rodanya yang mengusung depan ukuran 21 dan belakang 18. Dengan kombinasi ukuran roda seperti ini, CRF akan lebih mudah melibas jalanan offroad, dibandingkan Versys 250.

IDB suka dengan gaya AHM dalam launching dan promosi CRF series ini. Terlihat profesional dan tranparan. Salah satu indikaornya adalah informasi yang sangat jelas di website mereka (www.astra-honda.com), termasuk mencantumkan tata cara untuk inden.

Ini membuktikan bahwa CRF 250 Rally dan CRF 1000L ini benar-benar dijual secara resmi oleh ATPM. Dengan harga Rp 62,9 juta itu harga CRF 250 Rally sama dengan harga Kawasaki KLX 250S.

Yang juga penting semoga inden CRF 250 Rally atau African Twin itu waktunya tidak terlalu lama dan ada kepastian yang jelas bagi konsumen. Karena IDB mendapat beberapa inbox yang mengeluhkan lamanya inden trail Yamaha YZ series, semoga AHM tidak demikian. (IDB).

Minggu, 05 Februari 2017

Babak Belur Melumpur di Gunung Mujur

Sudah lama RZ ngidam pingin offroad di jalur yang berlumpur dan basah. Maklum dia pemula yang selama ini belum pernah mencicipi jalur basah. Untuk ukuran pemula, RZ yang naik Kawasaki KLX 150 itu terbilang kencang bawa motornya di jalur yang terbuka dan kering.

Mimpi RZ terwujud ketika dia mengikuti offroad tim CHEELA dan IDB ke Gunung Mujur yang berada di kaki gunung Arjuna, Kabupaten Malang pada awl lFebruari 2017. Mimpi yang ternyata bikin babak belur. Nightmare pertama yang tidak akan terlupakan oleh RZ.

Tim yang berjumlah hanya 3 orang yaitu RK, YD dan RZ merambat pelan menuju arah Kecamatan Karangploso dengan motor KTM 300 XCW, KTM 250 XC dan Kawasaki KLX 150. Seperti biasa kami memacu motor dengan santai dan santun ketika lewat jalanan raya dan perkampungan.

Tidak sampai 15 menit kemudian, kami sudah sampai di kawasan Yonkes, Karangploso. Dari sinilah mimpi RZ untuk main lumpur bersama motor trailnya akan dimulai. Kami pun siap membuka gas motor dengan lebih kencang karena sudah memasuki jalur offroad yang sepi.

RK langsung melesat di depan dengan KTM 300 racing-nya, melintasi jalan tanah yang becek. Air bercampur lumpur muncrat membasahi google dan pakaian. Hanya hitungan menit, motor dan rider sudah tidak kelihatan lagi warnanya, yang tampak hanya warna cokelat, warna lumpur.

Jalur "neraka" yang super licin
Tidak lebih dari 5 menit kami memasuki jalur sungai yang tidak terlalu dalam. Dangkal saja sungainya, namun setelah melewati sungai tampak tanah padas mengkilat yang itu tanda-tanda jalur super licin. Jalannya menanjak sedikit saja, tapi licin sekali.

RK langsung buka gas dengan ritme santai, agar roda belakang tidak spin. Dengan pengalaman belasan tahun main offroad, RK sukses melewati tanjakan licin itu.

Nasib lain terjadi pada YD dan RZ. YD yang juga baru pertama kali ofroad di jalur
Berjibaku melibas jalur licin
licin memakai KTM 250 XC terlihat belum beradaptasi dengan karakter motornya di jalur licin. Dia terjebak di sebuah lubang tanah padas yang licin. Motornya meraung-raung seperti suara gergaji, tetapi motor tidak bergerak sama sekali. Peluh mengucur deras dari sekujur tubuh YD.

Kondisi lebih parah dialami RZ yang masih muda. Motor KLX 150 yang dinaiki RZ betul-betul tidak bergerak di jalur licin ini. Meskipun digas pol, tetap saja motor tidak bergerak. Motornya ngambek. Tubuh RZ sudah penuh dengan peluh dan cipratan lumpur.

Motor RZ terpaksa ditarik dengan tali
Karena RZ tidak mungkin lewat jalur licin itu, akhirnya YD turun tangan membantu menarik KLX 150 dengan seutas tali. Untung YD membawa tali, kalau tidak, mungkin bisa sampai siang kami terjebak di tanjakan licin itu.

Begitu lolos tanjakan licin, RZ langsung terkapar di tanah. Tenaganya terkuras habis. Meskipun usia RZ terpaut 20 tahun lebih muda dibandingkan YD dan RK, tetapi pengalaman dan kemampuan motor berbicara lain.

“Aduh tolong om istirahat yang lama ya, ini saya seperti mau pingsan”, kata RZ sambil terlentang pasrah di atas rumput.
RZ terkapar setelah melewati jalur licin, dilihat sama seniornya YD
Setelah istiahat hampir setengah jam, kami melanjutkan perjalanan. Jalurnya masih berlumpur, tetapi tanah datar yang diselingi dengan batu di beberapa titik.

Motor dan penunggangnya sudah KO di jalur ini
Dua puluh menit kemudian kami tiba d sebuah kampung kecil. Kami berhenti sejenak di sebuah warung untuk membeli tambahan minuman. Ketika kami mau melanjutkan perjalanan, ternyata ban depan motor RK bocor. Kemungkinan bocor waktu melintas jalanan batu makadam.

Untungnya di kampung itu ada tukang tambal ban. Karena sudah jam 12.00, kami memutuskan untuk makan siang sambil menunggu proses tambal ban.

Jalur licin dan penuh lubang yang membuat ban terjebak
Beres mengisi perut, tambah BBM motor dan menambal ban, kami melanjutkan offroad di hari yang cerah itu. Jalur offroad berikutnya itu di tengah hutan mahoni dan pinus yang juga terkenal sangat licin di kala musim hujan seperti ini.

Benar saja, ketika kami memasuki jalur offroad di tengah hutan mahoni itu motor susah sekali melintas. Bukan sekedar licin, tetapi ada banyak lubang dalam yang membuat ban motor terjebak.

Kami memutuskan untuk lewat jalur alternatif. Masih jalur offroad, cuma kini berada di tengah hutan pinus. Jalurnya  single track, berupa tanah padas mengkilat yang licin.

Ketika buka gas, kami berusaha motor tidak berhenti, karena jika berhenti di tanjakan yang licin itu pasti motor akan susah naik lagi. Biasanya roda belakang akan spin alias memutar terus dan amblas ke dalam tanah.

Tiiga orang penggemar offroad ini terus meliuk-liuk di atas motor di sela-sela hutan pinus, Jalur menanjak terus dan super licin bro. Benar-benar licin, jika salah ambil jalur akan langsung terjungkal.

Perjuangan melintasi jaur licin di tengah pinus itu berakhir ketika kami akhirnya sampai jalan makadam di bawah kaki Gunung Mujur. Terlihat wajah-wajah penuh keringat bercampur lumpur.

“Istimewa jalurnya, untung saya pakai KTM 250 dua tak, motornya ringan dan bertenaga, sehingga saya masih bisa melibas jalur licin tadi”, kata YD sambil terengah-engah.

YD yang biasa memakai motor 4 tak yaitu Kawasaki KX250F itu benar-benar merasakan sensasi kepuasan yang berbeda ketika menunggang motor 2 tak keluaran KTM Austria.

“Sejak punya KTM 250 XC ini saya jadi pingin offroad terus hahaha”, tawa YD yang berusia diatas 45 tahun itu.

Sekali lagi RZ mencium tanah basah, tanda-tanda capek
Kondisi berbeda dialami RZ, anak muda yang penuh semangat tinggi ini. RZ terlihat kecapekan, itu terbukti bahkan di jalan datarpun dia terjungkal mencium tanah basah. Jatuh persis di depan warung yang berada di depan tangga menuju Gunung Mujur.

Karena RZ terlihat sudah kecapekan, RK memutuskan menyudahi offroad hari itu, Karena kalau dilanjutkan, jalurnya akan lebih licin lagi dan dikuatirkan RZ akan benar-benar pingsan.

Berakhir sudah offroad berlumpur hari itu. Yang jelas ini akan jadi pengalaman yang tak akan terlupakan bagi RZ. Pengalaman tentang offroad yang ternyata yang bisa bikin mau pingsan. (IDB).

Selasa, 31 Januari 2017

Ini Dia Persiapan Kontributor IDB Dalam Ofroad Terpanjang, IOX Ultimate Celebes 2017

Event offroad roda dua Indonesia Offroad eXpedition (IOX) bakal berlangsung bulan ini.  Salah satu event offroad terpanjang di tanah air ini akan berlangsung di Sulawesi melintasi Palu – Makassar pada tanggal 25 Februari – hingga 11 Maret 2017.

Event bertajuk Ultimate Celebes 2017 ini bakal melintasi beragam track sepanjang Palu - Makassar dan selama perjalanan hanya bermalam di jalur atau basecamp yang ditentukan.

Peserta 'hajinya' offroader di event berslogan "URUS DIRIMU" ini ada sekitar 50 rider termasuk official yang berasal dari seantero nusantara. Tidak sembarang orang yang bisa bergabung di event bergengsi ini.

Selain siap secara fisik dan mental, peserta yang baru gabung merupakan hasil rekomendasi peserta IOX tahun-tahun sebelumnya. Wow jadi memang istimewa bro event offroad ini.

ARZ, kontributor IDB dengan WR 250-nya
ARZ misalnya, merupakan salah satu peserta baru yang direkomendasi langsung master track IOX Sovan Dradjat. Pria kelahiran Surabaya ini bakal menggunakan motor Husqvarna WR250 yang dimodif vintage.

ARZ tidak sendirian, dia bersama tiga orang  ‘gangnya’ yang dua diantaranya memakai motor trail dimodif ala motor jadul, yaitu Hasan Henal dengan Husqvarna TE 250 dan Momoke yang menunggangi KTM 125. Satu lagi adalah Gus Zidnie yang mengandalkan motor kesayangannya Husqvarna FE 350.

IDB berhasil membujuk ARZ yang mantan wartawan surat kabar nasional ini untuk menjadi kontributor IDB selama IOX berlangsung. Terima kasih untuk ARZ.

"Saya coba tulis sesuai kemampuan saya karena sudah lama ngga nulis nih," kata ARZ.

Persiapan Petualangan Ekstrim

Beberapa persiapan telah dilakukan ARZ yang tinggal di Sidoarjo ini. Baik persiapan selama perjalanan untuk riding maupun tunggangan kesayangannya. 

"Saya pasang lampu LED sebagai lampu utama,  rak belakang untuk tas, pasang GPS, charger handphone,  dan penggantian parts lainnya yg agak aus, " katanya.

Hasan Henal, sobat ARZ dengan Husqvarna TE 250
Perlengkapan GPS ini mutlak dimiliki peserta IOX, karena tidak ada tanda penujuk arah di jalur, seperti event trail yang umum. Peta jalur akan diberikan oleh panitia, dan GPS itulah jadi senjata utamanya. Jadi kalau salah baca peta, ya bisa nyasar ke rimba belantara. Hii serem.

Sementara untuk perlengkapan selama riding, ARZ bakal menggunakan jersey yang sudah diberikan panitia, celana panjang bahan goretex, sepatu goretex, matras, tenda, hammock, dan sleeping bag.

"Yang berat ninggal keluarga dan kerjaan mas," katanya sembari tersenyum ramah.

Menurut master track IOX Sovan Dradjat, event ini merupakan 'Akademi Adventure' bagi pecinta offroad roda dua. Event ini merupakan penggemblengan individu, ujian mental, sekaligus media untuk dekat dengan alam.

Event IOX ini bukan hanya membutuhkan ketahanan fisik saja. Harus ada kekuatan tekad, mental yang kuat, dan emosi yang stabil.

Pastinya akan seru, makanya terus pantau blog IDB untuk mengetahui perjalanan peserta IOX 2017 ini. Laporan perkembangannya langsung dari lapangan, dari jalur offroad bro. (IDB/ARZ)

Berikut ini jalur yang bakal dilalui peserta IOX Ultimate Celebes 2017.

Track 1 : palu - matantimali 116 km
Track 2 : matantimali - lariang 121 km
Track 3 : lariang - patu lana 177 km
Track 4 : patu lana - kalumpang 161 km
Track 5 : kalumpang - kariago 58 km
Trabk 6 : kariago - seko 41 km
Track 7 : seko - lolai 100+
Track 8 : lolai - rantepao 14 km (REST DAY)
Track 9 : rantepao - baraka (enrekang) 100+
Track 10 : enrekang - bila (sidrap) 100-
Track 11 : bila - leja (soppeng) 100-
Track 12 : leja - bengo (bone) 100-
Track 13 : bengo - malino 100-
Track 14 : malino - maros 100-
Track 15 : maros - makasar 100-


Senin, 30 Januari 2017

Menerka Harga Honda CRF250 Series

Honda CRF250 Series dipastikan menjalani debutnya di pasar nasional pada Jumat, 3 Februari 2017. Setidaknya ada dua model yang akan hadirkan, kemungkinan besar adalah CRF250 L dan CRF250 Rally.

Jika itu benar adanya, CRF250 L akan berhadapan dengan model offroad tulen, seperti Kawasaki KLX250 dan Yamaha WR250. Sementara CRF250 Rally menjadi penantang Kawasaki Versys-X 250 yang bergenre adventure.

Honda CRF250 Series yang bakal dipasarkan nanti didatangkan secara utuh dari Thailand. Namun ada beberapa penyesuaian yang dilakukan untuk memenuhi kebutuhan konsumen Tanah Air."Ya ada beberapa penyesuaian. Pokoknya modelnya keren sob," ujar sumber terpercaya yang tidak ingin disebutkan identitasnya kepada Liputan6.com, Senin (31/7/2017).

Di kelas trail 250 cc, harga KLX 250 dipatok Rp 62,9 juta. Sementara Versys-X 250 antara Rp 62,2 - 73 jutaan. Sedangkan Yamaha WR250 paling mahal dengan banderol mencapai Rp 90 jutaan.

Lalu berapa harga CRF250 Series? "Harga belum final, tapi mudah-mudahan gak sampai segitu (harga Yamaha WR250)," katanya.

Berdasarkan informasi yang kami himpun dari berbagai sumber, beberapa dealer Honda di wilayah Jawa Tengah telah membuka keran inden dengan tanda jadi Rp 5 juta. Sementara banderolnya berada di kisaran 70-80 juta.

Sumber: otomotif.liputan6.com/