Kamis, 27 Agustus 2015

KTM Freeride 350 Vs KTM 350 Sixdays


Banyak pembaca IDB yang masih baru main motor trail enduro itu bingung ketika mau beli motor enduro build up. Menentukan tambatan hati dengan beragam pilihan ternyata tidaklah mudah. Salah satu yang sering ditanyakan ke IDB adalah perbedaan antara KTM Freeride 350 dan KTM 350 Sixdays.  Meski sama-sama mengusung kapasistas mesin 350 cc, namun dua motor ini sangat berbeda jauh.

Sebetulnya IDB sudah pernah mengulas soal ini, antara KTM 350 Freeride versus KTM 350 XCFW (EXCF). Antara KTM 350 XCFW dan KTM 350 Sixdays itu kurang lebih sama, coba simak ulasannya di link beriku ini: http://www.indonesiandirtbike.com/2012/10/ktm-freeride-350-vs-ktm-350-xcfw-mana.html

Kesimpulannya, KTM 350 Freeride itu cocok untuk pemula karena alasan berikut:
  • Tenaga mesinnya smooth, kalau naik “kelas” dari KLX 150 ke KTM 350 Freeride itu tidak akan terkaget-kaget deh
  • Motornya lebih pendek dan ramping, cocok untuk pemula yang badannya tidak terlalu tinggi
  • Handling lebih “ramah” untuk pemula
Nah kalau KTM 350 Sixdays itu memang dirancang untuk yang sudah ‘mahir’ main motor enduro build up, bukan untuk pemula bro. Tenaga mesinnya mendekati motor 450 cc, namun dengan handling ala motor 250 cc. Top pokoknya kalau dipakai offroad.

Jadi silahkan pilih motornya ssuai dengan kemampuan dana, skill dan kebutuhan, jangan karena sekedar gengsi. Selamat memilih motor idaman! (IDB, email: indodirtbike@gmail.com)

Senin, 17 Agustus 2015

Uji Coba Kawasaki KLX 150BF di Jalur Offroad, Handling Lebih Stabil

Setelah sekian lama KLX tidak mengalami perubahan yang signifikan, akhirnya
Kawasaki Motor Indonesia (KMI) mengeluarkan varian terbarunya yaitu KLX150BF dan KLX150BF SE. Tidak seperti KLX150L yang hanya mengalami perubahan minor, untuk tipe KLX150BF ini banyak sekali perubahannya, terutama dari segi penampilan luar.

Kalau dari sektor mesin sih, tidak ada perubahan. Tetap mengusung kapasitas 150 cc dengan karakter smooth. Cocok untuk pemula alias orang yang baru main offroad motor trail.

IDB pada bulan Agustus 2015 telah melakukan uji coba KLX150BF di jalur offroad, bukan di jalanan raya, karena IDB ingin menguji performa KLX 150BF kalau ‘dihajar’ di jalur offroad.

Dari tampangnya KLX150BF memang berbeda dengan pendahulunya. Sekilas tampangnya
mirip Kawasaki KX85 yang motor SE itu. Perubahan yang mencolok antara lain terdapat di bgian: Fork sudah menggunakan tipe up side down, head lamp, side panel, stop lamp, piringan rem, dan knalpot. Untuk spidometer saat ini sudah dilengkapi petunjuk kapasitas bensin. Kesimpulannya tampilan KLX150BF ini benar-benar keren dan menggoda.  

Bagaimana dengan performanya untuk offroad?

Dari sisi performa mesin tidak banyak yang bisa diceritakan karena memang Kawasaki tidak melakukan perubahan yang signifikan pada sektor mesin. Karakter mesinnya tidak garang, cocok untuk offroader pemula. Yang terasa berbeda sekali adalah kenyamanan ketika dipakai offroad.

Kenyamanan di jalur offroad itu disebabkan karena fork sudah menggunakan upside down (USD), sehinga handling motor terasa lebih enak dan tidak mudah capek. Berbeda jika offroad dengan tipe lama yang memakai fork tipe teleskopik, sebentar saja terasa capek, terutama jika dipakai jalur yang penuh gundukan tanah.

Bagi penggemar offroad yang suka “wheelie” KLX150BF ini  terasa lebih stabil, tidak terasa goyang. Untuk menikung dengan kecepatan tinggi, suspensi KLX 150BF ini juga terasa lebih stabil jika dibandingkan tipe yang lama.

Kesimpulannya, dari seluruh generasi KLX yang pernah IDB coba, tipe BF ini yang paling mumpuni untuk offroad.

Untuk harga 30 jutaan, IDB merasa harga ini masih terasa mahal walau sudah menggunakan fork tipe USD. Mungkin kalau kapasitas mesin dinaikan menjadi 200 cc baru akan terasa pas harganya.

Mesin standar KLX 150 terlalu lembut kalau dipakai untuk offroad. Kalau dipakai di jalanan raya mungkin lebih cocok., meskipun akan kedodoran di top speed.

Dari sudut harga, KLX 150BF yang memakai ukuran roda depan 21 dan belakang 18 ini akan bersaing dengan Viar Cross 250 yang juga pernah IDB coba. Soal mesin, KLX 150BF kalah telak dengan Viar 250 kalau diadu di jalur offroad. Tenaga yang disemburkan Viar 250 hampir mirip kayak karakter Honda CRF 250X.

Kenapa IDB membandingkan KLX 150BF dengan viar Cross 250? Karena harga motor ini pada level yang sama, yaitu Rp 30 jutaan. Dari kapasitas mesin, jelas beda dong, yang satunya 150 cc dan satunya lagi 250 cc. Jadi kalau konsumen punya budget Rp 30 jutaan dan ingin beli motor trail untuk offroad, pilihannya ada di KLX 150 BF atau Viar 250.

Kelebihan KLX 150BF hanya pada sektor suspensi dan tampang yang terlihat lebih agresif. Tapi soal mesin, tidak banyak beda dengan tipe lama. Tapi karena KLX 150 tidak ada pesaingnya di Indonesia, dari sudut harga, maka KMI boleh tenang karena KLX 150 masih akan laris manis. Ceritanya akan lain kalau AHM mau mengeluarkan Honda CRF150F sebagai pesaing KLX 150 (IDB/Yd)

Senin, 03 Agustus 2015

IDB Akan Hajar Kawasaki KLX 150 BF di Jalur Offroad

Meskipun di media massa sudah banyak diulas tentang Kawasaki KLX 150 BF, ternyata masih banyak yang minta IDB untuk melakukan test ride dan review produk ini. Permintan itu dikirim lewat email dan inbox di facebook IDB. Untuk memenui permintaan tersebut, IDB akan segera melakukan test ride KLX 150 BF di jalur offroad! Unit motornya sudah ada d IDB, tinggal masuk dan "menghjar" motor trail ini jalur offroad, 

Jadi review KLX 50 BF ala IDB ini bukan hanya cerita tentang tampang saja, tapi pembuktian di jalur offroad yang dilakukan oleh tim IDB yang semuanya memang penggila offroad motor trail! Tunggu ulasan IDB ttg KLX 150 BF! (IDB)

Kamis, 30 Juli 2015

Inikah Wajah Baru Honda CRF450R Tahun 2017?

Honda sepertinya sedang mempersiapkan motor terbarunya untuk berlaga di kejuaraan motocorss kelas 450cc. Diduga motor tersebut akan diluncurkan mulai tahun 2017. Perubahan yang dilakukan lumayan ekstrim, termasuk penambahan electric starter! Selama ini untuk motor tipe cross (di Indonesia sering disebut motor SE), hanya KTM dan Husqvarna yang motornya dilengkapi electric starter.

Kelebihan Honda CRF 450R dibandingkan KTM misalnya, selain electric starter motor tersebut masih dilengkapi dengan kick starter untuk cadangan jika sewaktu-waktu aki motor tekor. Ini memberikan rasa lebih 'aman' bagi pengendaranya, tidak takut motor jadi ngambek karena aki yang bermasalah.

Perubahan lain juga terlihat dari plastik penutup tengki atau radiator scoop. CRF 450R ini meninggalkan ciri khas penutup tengki dari seri CRF yang telah dipakai bertahun-tahun oleh Honda. Dari video juga terlihat CRF 450R masih mengusung dua knalpot yang terlihat sexy.

Apakah betul itu versi CRF 450R tahun 2017? kita tunggu saja tanggal mainnya.

Cek videonya di: https://www.youtube.com/watch?t=97&v=tUtHdAL7Abs

Rabu, 29 Juli 2015

Pabrikan Motor Gas Gas Akhirnya Tutup

Pabrik motor Gas Gas yang dikenal dengan produk
motor trialnya akhirnya harus menelan pil pahit. Setelah berjuang untuk survive, akhirnya pabrikan motor asal Spanyol ini harus tutup. Berita tutupnya Gas Gas ini diproleh dari edaran siaran pers dar Gas Gas. Berikut ini siara pers dari Gas Gas:


Dear customers, partners and friends,
We are contacting you with this update regarding the current situation with the company.
As you all know, in recent months the company has gone through several legal proceedings in order to renegotiate the debt and to continue operations. Unfortunately, despite the valiant efforts made to achieve this goal, it has been impossible to reach and finally they have declared to proceed with the liquidation of Gas Gas Motos SA.

In this process, the current management team, the receivers and the council representatives of all employees are working full-throttle to collect all of the necessary information to begin the process of selling the factory and to close the subsequent sale process with potential buyers in the fastest way possible.

The target set by the sale of the production unit is to be able to reactivate the Gas Gas Motos factory in a way that allows us to produce our motorcycles, both enduro and trial, and ensure a solid and sustainable long term viability of the company.

During this stage of the sale process of the production unit, we at Gas Gas will make our utmost efforts to ensure the level of service in the areas of spare parts as well as in the after-sales department in order to avoid penalizing our customers during this period.

From Gas Gas, we convey our sincere thanks for your support during these months and wish to convey our total conviction on the feasibility of satisfactory results during the production unit sale process.

Best regards,
GAS GAS MOTOS SA.

Selasa, 28 Juli 2015

Honda Siap Luncurkan Motor Adventure Tangguh CRF1000L

Setelah lama tidak muncul, akhirnya pabrikan motor Honda akan meluncurkan motor tipe adventure yang terkenal akan ketangguhannya, yaitu Africa Twin CRF1000L. Model ini sebetulnya bukan model baru, namun diluncurkan lagi dengan spesifikasi yang lebih modern di tahun 2016 nanti. Africa Twin mengusung mesin kapasitas 1000 cc yang diklaim mampu menyemburkan tenaga 70 kw dengan torsi 98Nm.

CRF1000L dirancang untuk berpetualang (adventure) ke alam, sambil membawa misalnya perlengkapan camping. Motor ini bukan tipe enduro yang dirancang untuk main offroad bro, tapi kalau sekedar light offroad akan sangat mumpuni. Apalagi lingkar roda depan 21 dan belakang 18, persis seperti lingkar roda motor spek enduro.

Semoga AHM, dealer Honda di Indonesia, juga menjual Africa Twin dengan harga yang 'miring', sehingga penggemar adventure di Indonesia punya lebih banyak pilihan motor adventure. Selama ini motor adventure di Indonesia masih didominasi pabrikan dari Eropa seperti KTM, BMW dan Triump. (IDB).

Jumat, 26 Juni 2015

Cara Melepas Hand grip Motor Trail


Fungsi hand grip alias selongosng karet yang membungkus putaran gas di motor tidak bisa dipandang remeh, apalagi untuk motor trail yang diajak offroad. Handgrip yang kurang nyaman akan membuat cepat capek telapak tangan, apalagi jika offroad lebih dari 5 jam. Hand grip yang licin, juga bikin capek tangan terutama di musim hujan, apalagi jika medannya berlumpur.

Makanya jika hand grip sudah aus perlu segera diganti, jangan ditunda. Apalagi harganya juga relatif tidak mahal. Ada yang harganya hanya Rp 50 ribuaan, tapi kualitasnya sudah lumayan untuk  ber-offrod-ria.
Tapi seringkali ketika mau mengganti hand grip itu kesusahan waktu melepas hand grip yang lama. Apalagi kalau itu masih bawaan dari pabrik, biasanya ada perekatnya, jadi susah dilepas. Berikut tips melepas dan memasang hand grip di motor trail;

1.   Masukan obeng (obeng minus) yang tipis ke dalam selongsong hand grip.
2.  Dari lubang yang tesingkap karena obeng itu masukan sedikit bensin. Kemudian coba diputar-putar, pasti hand grip akan mudah ditarik keluar alias dilepas
3. Setelah hand grip lama berhasil dilepas, bersihkan stang motor dengan lap (kain bekas).
4. Setelah bersih, di bagian stang tersebut olesi sedikit dengan shampo (bisa  shampo rambut atau mobil) atau sabun colek.
5.  Masukan hand grip, dijamin akan mulus masuknya.
6. Motor siap dibetot lagi gasnya.

Selamat mencoba dan ingat tetap utamakan keselamatan dalam offroad. (IDB, email: indodirtbike@gmail.com)