Kamis, 16 Mei 2013

Husaberg dan Husqvarna Akan Melebur Jadi Satu!

Kabar mengejutkan muncul dari Pierer Industries AG yang baru saja mengakuisisi motor Husqvarna dari BMW, rencananya motor Husaberg dan Husqvarna akan dilebur jadi dibawah merk Husqvarna! Dengan perusahaan baru dengan nama Husqvarna Sportmotorcyle GmbH akan memproduksi motor Husqvarna generasi terbaru yang menggabungkan tehnologi berseni tinggi dari Husaberg dan Husqvarna. Model baru motor Husqvarna itu akan diluncurkan pada bulan Oktober 2013. 


Kira-kira seperti apa ya model motornya? Apakah lebih dominan Husaberg atau Husqvarna? Ini penuh dengan teka-teki yang mengundang penasaran penggemar dirt bike, khususnya Husqvarna, Husaberg dan KTM. Merek KTM mau gak mau ikut tersangkut paut, karena generasi terbaru Husaberg (versi 2011-2012) itu banyak sekali kesamaannya dengan KTM. bahkan untuk Husaberg yang 2 tak itu bisa dibilang 90% sama dengan KTM.

Dengan bergabungnya Husqvarna dan Husaberg, praktis new Husqvarna akan "bersaing" dengan KTM. Brand KTM sebagai motor dirt bike berkualitas tinggi sangatlah kuat. Berbagai kejuaraan enduro dunia banyak didominasi oleh pembalap yang memakai motor KTM. Tentunya Pierer Industries yang "menaungi" KTM dan new Husqvarna sudah menyiapkan strategi marketing yang jitu agar dua brand itu bisa sama-sama jalan alias tidak saling memakan. Pertanyaan menarik adalah apakah nantinya harga new Husqvarna itu tetap lebih murah dibandingkan KTM ataukah justru lebih mahal? Karena harga normal Husaberg itu sedikit lebih mahal dibandingkan KTM. Dengan leburnya Husaberg menjadi new Husqvarna ini tentunya menarik untuk ditunggu model dan harganya. Kalau soal performa sih sepertinya tidak perlu diragukan lagi, khan ini gabungan dua merek Eropa ternama! (IDB, sumber: http://www.enduro21.com/index.php/component/k2/item/1064-husqvarna-husaberg-reunited).

Selasa, 14 Mei 2013

Husqvarna Dibeli Owner KTM


Motor Husqvarna yang dalam dua tahun terakhir ini cukup populer di Indonesia, kini kepemilikannya dipegang oleh owner KTM. Sebelumnya Husky sempat dimiliki oleh BMW, namun kini BMW melepas Husky dan diambil oleh pemilik KTM, Stefan Pierer. CEO KTM Stefan Pierer seperti dikutip majalah Australasian Dirt Bike mengatakan, “dengan kini Husky yang berada di manajemen saya maka pengembangan mesin dan masa depan motor Husky akan dibawah kontrol perusahaan yang berada di Austria”. Stefan menambahkan bahwa kedepannya merk Husqvarna akan tetap ada yang akan dikembangkan lebih jauh, termasuk motor 2 tak mulai 125, 250 dan 300cc. Husky dengan manajemen baru juga akan mengeluarkan tipe supermoto 650 dan 690 cc.

Dengan dibelinya Husqvarna oleh pemilik KTM, bisa saja kedepannya mesin Husky akan pakai mesin KTM. Hal ini terjadi pada motor Husaberg yang juga dimiliki KTM. Kini persamaan antara Husaberg dan KTM semakin banyak. Hal ini wajar karena mungkin untuk memangkas pengeluaran, kalau bisa ada banyak parts yang sama, tentunya semakin murah ongkos produksinya. Sehingga tak heran kalau kini Husaberg disebut-sebut sebagai KTM warna biru. Bisa jadi nantinya Husky disebut sebagai KTM warna merah. (sumber: Australasian Dirt bike edisi Mei dan Juni 2013).

Bengkel Spesialis Moge dan Trail

Untuk pengguna moge dan motor trail di Batam yang lagi bingung cari  bengkel yang terpercaya, coba kunjungi Gading Mas Motor yang beralamat di Pertokoan BMC (Batam Motor Center), Jalan Seraya Atas Batam. Gendut, mekanik Gading Mas Motor itu sebelumnya lama berkiprah di Kota Malang dan Surabaya. Gendut terbiasa menangani berbagai jenis motor gede alias moge seperti Ducati, Honda CBR, Kawasaki Ninja dan juga motor trail build up seperti KTM, Honda CRF dan Husaberg. Kini Gendut membuka bengkel baru di Batam.

Selain nangani moge dan motor trail, sebetulnya Gendut juga siap menangani motor lainnya. Yang mau service atau modifikasi motornya silahkan hubungi Gendut di Hp 081252706052 atau pin BB 320E9D02. IDB merekomendasikan bengkel ini! (IDB).

Minggu, 07 April 2013

Dua Wanita Touring Keliling Sumatera dengan Motor Trail

Dua orang wanita aktivis ProFauna yaitu Made Astuti dan Nyomi Andriana akan keliling Pulau Sumatera dengan mengenadarai motor trail untuk mempromosikan pelestarian orangutan dan habitatanya. Selain dua orang wanita itu juga ada dua orang lagi yang akan tergabung yaitu Rosek Nursahid dan Rody Basuki. Mereka akan keliling Sumatera selama lebih dari satu bulan yang akan melintasi 6 propinsi dengan jarak tempuh sekitar 7000 km. Kampanye yang diberi nama 'Ride for Orangutan 2013' itu telah diluncurkan pada hari Minggu, 7 April 2012 di Kota Malang. Selanjutnya tim akan diberangkatkan dari Jakarta tanggal 20 April 2013 oleh musisi papan atas SLANK.

IDB turut mendukung acara ini, informasi lebih lanjut silahkan lihat link di bawah ini:
ProFauna Luncurkan Kampanye "Ride for Orangutan 2013" | ProFauna Indonesia

Kamis, 04 April 2013

2 Tak vs 4 Tak, Mana yang Lebih Murah Perawatannya?


Motor 2 nada pernah mengalami era kejayaan di Indonesia pada tahun 80 hingga 90-an. Baik motor road race ataupun offroad didominasi oleh motor 2 tak. Nama-nama Yamaha RX king, Suzuki Crystal, ninja 150, YZ 125, atau RM 125 pernah menggetarkan arena road race dan motocross. Namun seiring berjalannya waktu, motor 2 tak mulai ditinggalkan konsumen setelah terkena gempuran motor 4 tak yang diklaim lebih irit dan ramah lingkungan. Di dunia motor trail Indonesia juga demikian. Suzuki Ts 125 yang sempat jadi trail lokal favorit, kini semakin tergeser oleh kehadiran kawasaki KLX 150. KTM 200 EXCyang meraja lela di tahun 90-an hingga 2000 kini juga semakin terpinggirkan oleh generasi trail enduro 4 tak semacam KTM 250 EXCF, KTM 350 EXCF, Husqvarna TE 250, Yamaha WRF atau Honda CRF.

Akankah motor trail enduro 2 tak menjadi punah terkena gempuran motor 4 tak? Eiitts jangan keburu menganggap trail enduro 2 tak akan hilang dari peredaran, karena motor ini masih terus eksis,  bahkan masih memimpin di banyak kejuaraan enduro extrim dunia. Lihat saja kejuaraan enduro semacam Red bull Romaniac, Hell Gate, Roof of Africa atau Ezrberg, itu di barisan terdepan masih didominasi oleh pasukan 2 tak. Pabrikan besar seperti KTM, Husaberg dan Gas Gas juga masih setia memproduksi motor enduro 2 tak. Penjualan trail enduro 2 tak di Eropa dan USA  juga masih tinggi, salah satunya yang jadi favoritnya adalah KTM 300. Jadi belum punah bro.

Tetapi kenapa populasi motor enduro 2 tak di Indonesia semain sedikit? IDB melihat sedikitnya ada 4 alasan kenapa kebanyakan orang Indonesia lebih suka motor 4 tak. Pertama, motor 2 tak dianggap “ribet” karena harus mencampur oli dengan bensin sehingga motor jadi berasap. Kedua, orang Indonesia itu suka suara knalpot  yang keras menggelegar, nah itu bisa muncul di motor 4 tak. Ketiga, sempat muncul isu bahwa motor 2 tak akan dilarang di Indonesia, padahal itu isu yang salah dan menyesatkan. Alasan terakhir, naik motor 2 tak itu membutuhkan pengendara yang lebih “aktif” untuk mengendalikan motor, beda dengan motor enduro 4 tak yang cenderung cocok untuk pengendara “malas”.

Bicara soal performa motor 2 tak vs 4 tak jelas tidak akan ada habisnya, karena keduanya sama-sama kompetititf, tergantung rider-nya. Walaupun anehnya dan tidak adil bahwa kalau motor 4 tak dianggap kompetitif, mengapa di kejuaraan enduro dan motocross itu cc motor 2 tak selalu lebih kecil dibanding motor 4 tak? Kalau merasa “jagoan” dan sama-sama kompetitif mestinya pertandingannya itu cc-nya sama, misalnya motor 2 tak 250 cc melawan motor 4 tak 250 cc, ini baru adil.

Tapi bagaiamana soal biaya perawatannya, mana yang lebih murah antara 2 tak dan 4 tak? Artikel di majalah Australasian Dirt Bike (ADB) edisi Maret 2013 tentang  perbandingan biaya perawatan motor 2 tak vs 4 tak menarik untuk disimak. Dalam artikel tersebut dilakukan perbandingan dua motor yaitu KTM 300 EXC (2T) dan KTM 450 EXC-F (4T) yang sama-sama popular di Australia, USA dan Eropa. Harga barunya di USA itu untuk KTM 300 adalah $ 8,299 dan untuk KTM 450 itu dijual seharga $ 9,499, ini artinya ada selisih harga $1,200 atau sekitar Rp 10 jutaan.

Kemudian ADB melakukan penghitungan biaya perawatan dan pergantian spare parts dua motor itu, mulai pergantian piston,  gasket, perbaikan knalpot, bearing, stel klep, rantai, oli dan sebagainya. Kemudian dijumlah total biaya yang harus dikeluarkan, yaitu sebesar $3.594 untuk KTM 300 dan $ 5.428 untuk KTM 450. Jadi faktanya menunjukan lebih murah KTM 300 karena ada selisih sebesar $1.834. Kalau ditambahkan dengan selisih harga beli motornya, maka selisihnya jadi $ 3.034. Wow itu sangat besar bro.

Perawatan dan perbaikan motor 2T juga lebih mudah dibandingkan motor 4T. Apalagi untuk motor 4T generasi terbaru yang semuanya mengusung sistem injeksi, tentunya tidak semua bengkel kelas kampung bisa memperbaikinya. Yang bisa hanya bengkel-bengkel khusus yang sering kali harganya mencekik leher!
Jelas bahwa motor enduro 2T itu lebih murah biara perawatannya. Kalau soal performa, boleh diadu bro, motor enduro 2T tidak akan malu-maluin! Selamat memilih, mau beli motor enduro 4T atau 2T, pilihan ada di tangan anda. (IDB).

Senin, 18 Maret 2013

Tabrak Petani, Pengendara Trail Melarikan Diri


Belum sirna polemik kasus ditutupnya Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) untuk motor trail karena dianggap menganggu ekosistem kawasan konservasi, kini dunia motor trail di Malang diterpa kejadian memalukan. Wiyono, seorang petani warga Dusun Krajan, Desa Gading Kulon Kecamatan Dau, KabupatenMalang harus dilarikan ke rumah sakit akibat jadi korban tabrak lari pengendara motor trail pada hari Minggu, 17 Maret 2013. Menurut saksi mata, Wiyono ditabrak dari belakang ketika korban sedang berusaha menyalip truck. Korban ditabrak oleh rombongan motor trail yang memakai motor 2 trail warna orange dan 2 KLX 150.

Ironisnya, setelah menabrak petani itu, rombongan trail itu langsung tancap gas tanpa rasa bersalah. Korban langsung tidak sadarkan diri dan kini dirawat di RS Baptis Batu. Sampai berita ini diturunkan, korban belum sadarkan diri.

Agus, dari komonitas motor trail Desa Selorejo yang berbatasan dengan Desa Gading Kulon menyesalkan kejadian itu. Agus dan teman-temannya menunjukan kepeduliannya dengan menggalang dana untuk meringankan penderitaan korban. Apalagi korban tabrak lari itu adalah warga yang tidak mampu.Agus mengatakan, "kasihan warga desa yang jadi korban tabrak lari itu karena dia dari keluarga tidak mampu"

Kasus tabrak lari itu menjadi ancaman serius bagi kegiatan motor trail di Malang khususnya dan Indonesia pada umumnya. Stigma miring akan komunitas motor trail akan semakin terpaku di sebagian benak masyarakat. Seorang warga Desa Gading Kulon mengatakan dengan geram, “kami akan larang motor trail lewat desa kami, tidak boleh ada acara-acara trail, kalau tetap bandel masyarakat yang akan bertindak!”

Mengetuk Hati Pelaku Tabrak Lari

Untuk pengendara motor trail yang menabrak petani itu dimohon kesadarannya untuk bertanggung jawab. Jika anda seorang offroader sejati dan jantan, datanglah ke rumah Pak Wiyono yang jadi korban tabrak lari itu dan bertanggungjawablah! Keluarga Pak Wiyono butuh bantuan, karena kabarnya perlu dioperasi.

Saatnya Main Trail dengan Etika

Kasus ditutupnya Bromo untuk trail dan ditambah kasus tabrak lari seharusnya menjadi momen bagi penggemar motor trail untuk lebih menerapkan etika dalam berkendaraan. Jika terus-terusan mengendarai motor trail tanpa etika, jangan salahkan kalau suatu ketika akan terkena batunya. IDB masih ingat, beberapa bulan yang lalu ada rombongan motor trail yang sempat dilempari batu oleh warga waktu melewati desa di  kaki Gunung Arjuna. Ih ngerii, itu bisa saja terjadi kepada anda!

Beberapa etika yang perlu kita lakukan ketika offroad motor trail, antara lain:
  • Jangan ngebut di jalan raya dan jalanan kampung,  berkendaraanlah dengan sopan
  • Jika dalam rombongan besar, janganlah menghabiskan badan jalan. Ingat jalanan bukan hanya milik rombongan anda, tapi juga milik semua masyarakat.
  • Untuk yang pakai knalpot bising, janganlah mem-bleyer-bleyer (membuka gas) knalpot semau gue. Suara yang memekakan telinga bisa mengagetkan orang.  Suara motor yang keras itu sudah jadul bro, di USA dan Eropa sudah ditinggalkan!
  • Jika berpapasan dengan petani, kasih kesempatan terlebih dahulu petani tersebut untuk lewat
  • Jika ada ternak di jalanan, jangan main lindas bro, kurangi gas motor, biarkan satwa ternak tersebut lewat
  • Jangan pernah melindas tanaman petani di ladang. Jika kepepet melindasnya, anda harus menggantinya ke petani tersebut.
  • Jangan seenaknya memasang tanda penunjuk arah, pastikan anda tidak memasangnya di pohon atau di rumah yang itu merupakan milik pribadi. IDB sering melihat ada panitia event yang seenaknya menempelkan tanda penunjuk arah, termasuk di pagar rumah orang tanpa ijin. Itu tindakan arogan bro, yang bisa memicu rasa tidak simpatik.
Semoga kegiatan motor trail di Indonesia semakin dewasa dan mengkedepankan etika terhadap masyarakat dan alam. (IDB).

Minggu, 17 Maret 2013

Kawasaki Luncurkan KLX 150 Versi Big Wheel Edisi Terbatas


Animo yangt tinggi terhadap motor trail KLX 150 membuat Kawasaki Indonesia meluncurkan edisi terbatas dengan ukuran ban lebih gede yaitu belakang diameter 18 dan depan 21. Ukuran standar KLX 150 yang ban belakang 16 dan depan 19 itu dirasa kekecilan oleh sebagian penggila trail karena motor kelihatan mini, tak heran banyak yang memodifikasinya untuk tampil lebih jangkung dan gagah. Produk after market untuk meningkatkan tampilan KLX 150pun menjamur untuk menjawab kebutuhan pasar.

Kawasaki Indonesia melirik segmen kecil itu, yaitu orang yang mau beli KLX 150 namun ingin tampil lebih garang dan tidak mau ribet beli produk affter market. IDB beruntung mendapatkan bocoran itu dan melihat langsung penampakan motornya. KLX 150 versi ban gede ini memang terlihat jauh lebih keren dibanding standarnya, terlihat graphic seperti ala motor SE. Fork depan juga lebih jangkung, tanpa ada sambungan seperti kalau motor standar diupgrade untuk lebih jangkung. Arm, gir, rantai, pelk, roda dan knalpot juga beda. Semuanya kelihatan racing look. Ban yang dipakai merek maxxis dengan profil offroad, sehingga tampak semakin garang dan mantap untuk melibas jalur offroad.
Ketika dikonfrmasi soal harga, Kawasaki masih bungkam. Mereka masih melihat animo pasar. Namun ada bisik-bisik, kalau KLX 150 versi ban besar edisi terbatas ini akan dijual sekitar Rp 28 jutaan. Kalau benar dijual seharga di bawah Rp 30 juta, kemungkinan pasar akan menyambutnya dengan baik, karena kalau dihitung-hitung akan lebih murah dibanding memodifikasinya sendiri. Apalagi IDB melihat knalpot yang dipasang di KLX edisi terbatas itu di pasaran dijual seharga sekitar Rp 1,5 juta. Tapi kalau dijual diatas Rp 30 juta, sepertinya akan agak susah diterima konsumen, karena pasar KLX 150 memang di segmen low, jadi soal harga akan menjadi pertimbangan utama. Kita lihat saja perkembangannya. (IDB)