Minggu, 31 Agustus 2014

Kesan Pertama New Kawasaki KX 85


Setelah cukup lama menunggu akhirnya IDB berkesempatan mencicipi performa new Kawasaki KX 85 untuk digunakan di jalur offroad. Motor yang dari pabrikannya ini bergenre motocross itu oleh IDB disetting ulang suspensinya untuk offroad. KX 85 ini dibilang “new” karena untuk versi 2014/2015 itu benar-benar baru dalam hal mesin dan body. Kalau KX 85 sebelum tahun 2014 itu terlihat jadul, kini yang versi terbaru terlihat lebih segar, garang dan cakep.

Garis-garis yang lancip di fender depan dan cover plastik di body membuat KX 85 terlihat tajam. Tinggi motor kurang lebih sama dengan KLX 150S. Tapi soal bobot motor, jelas jauh beda bro. Bobot KX 85 tidak sampai 70 kg, bandingkan dengan KLX 150 yang beratnya diatas 100 kg! Dengan bobot ringan dan tinggi motor yang tidak terlalu tinggi ini membuat KX 85 akan cocok untuk rider yang tingginya tidak lebih dari 160cm.

Seperti halnya KLX 150S, untuk sektor ban itu KX 85 memakai ring 16 di bagian belakang dan 19 di badian depan. Suspensi depan alias fork sudah memakai tipe upside down, jadi selain terlihat lebih garang juga performanya tentu lebih yahud untuk melibas jalur offroad.

Tampang new KX 85 memang keren, tapi bagaimana dengan performanya di jalur offroad? Pantau terus website IDB ini, tunggu uji coba lengkap dari kami tentang performa KX 85 ini! (IDB).

Kamis, 28 Agustus 2014

Bocor Dua Kali, Ban Dalam Lebih Baik Diganti


Lagi asyik-asyiknya offroad, ehh tiba-tiba motor terasa oleng. Setelah dicek, ternyata ban motor kempes yang artinya menunjukan gejala ban dalam bocor. Untungnya kampung terdekat tidaklah terlalu jauh, jadi motor masih bisa dituntun untuk mencari tukang tambal ban. Meskipun harus ngos-ngosan menuntun motor trail dengan posisi ban tanpa angin, namun bisa bernafas lega ketika ketemu tukang tambal ban itu.

Setelah ban dalam dicek, ternyata sudah ada tambalan ban, jadi kalau ditambal lagi dengan bocor yang baru itu berarti ada dua tambalan. Kalau ban dalam sudah bocor dua kali, IDB menyarankan lebih baik ganti saja ban dalam tersebut! Memakai ban dalam dengan dua tambalan atau lebih itu lebih punya resiko tinggi untuk bocor lagi. Ya kalau bocornya masih di dekat desa, kalau bocornya di tengah hutan khan jadi masalah bro.

Menambal ban yang bocor itu sebenarnya adalah solusi sementara. Ketika sudah memungkinkan, lebih baik diganti ban dalam yang baru. Kalau itu motor hanya dipakai di jalanan raya sih, tidak masalah ban dalamnya penuh tambalan, tapi kalau untuk offroad dengan jalur yang penuh lubang itu lebih ban dalamnya mulus lus, tidak bopeng penuh tambalan! (IDB).

Senin, 18 Agustus 2014

Tekanan Angin Ban untuk Offroad Motor Trail

Banyak yang berfikir bahwa kalau sudah memakai ban offroad merk ternama itu akan bebas dari licin ketika melintas jalur offroad yang basah. Dengan harga yang mahal, diatas Rp 1 juta, dipikirnya ban mahal itu sudah "sakti" untuk melibas berbagai medan offroad. Tapi, kog masih sering terpeleset dan jatug "gedubrak" ya, meskipun sudah pakai ban yang bagus?

Ada satu kesalahan yang luput dari perhatian offroader, yaitu tekanan angin ban! Meskipun bannya merek ternama dengan harga selangit, tapi kalau tekanan bannya salah, hemmm tetap saja akan kurang maksimal ketika dipakai di jalur offroad. Tekanan angin ban yang salah bukan saja akan membuat tidak nyaman ketika dikendarai, namun bisa juga membuat celaka, karena bisa lebih mudah terjungkal! Belum lagi resiko ban bocor di tengah hutan!

Tekanana angin an itu juga harus disesuaikan dengan tipe bannya, apakah tipe basah, sedang atau kering. Berikut ini beberapa contoh tekanan angin ban untuk beberapa tipe ban:

  • ban tipe keras/hard terrain, pakai tekanan aingin10-12 psi
  • ban tipe intermediate, tekanan aingin 12-14 psi
  • Ban tipe bash/soft, tekanan angin 10-11 psi
  • Ban tipe enduro atau rally gurun, tekanan angin 14-18 psi
  • Ban tipe dual sport, tekanan angin 18-22 psi.

Kamis, 14 Agustus 2014

Naruh Helm yang Aman Ketika Istirahat Offroad

Hati-hati meletakan helm ketika anda sedang istirahat di sela-sela offroad. Jangan taruh di stang motor, karena itu rawan jatuh. Khan sayang sekali jika jatuh, apalagi harga helm cross yang baik itu lumayan mahal. Jangan juga ditaruh di tanah, karena bisa-bisa jadi sarang semut atau dimasuki binatang lainnya. Teman IDB pernah mengalami di dalam helm ada kalajengking setelah helmnya dibiarkan tergeletak begitu saja di tanah!

Cara yang aman adalah dengan meletakan helm di footstep alias pijakan kaki di motor anda (silahkan lihat gambar). Cara ini terbilang aman dan mudah. Selamat mencoba! (IDB).

Pertolongan Pertama Jika Motor Kecebur Sungai


Main motor trail di jalur offroad memang mengasyikan, karena jalurnya bervariasi, beda kalau main di sirkuit. Salah satu jalur yang bikin suasana segar adalah ketika melintas sungai. Banyak momen menarik diabadikan oleh tukang foto ketika motor menyibak aliran sungai, terlihat keren bro! Tapi hati-hati ketika melintas sungai, karena kalau tidak kosentrasi bisa saja tiba-tiba “byurrr!”, motor tercebur ke dalam sungai. Biasanya kawan anda akan tertawa terbahak-bahak, “ha ha ha ha ha”, namun jangan diteruskan tertawanya, karena motor dan orangnya perlu segera diselamatkan!

Jangan panik, segera berdirikan motor dan segera dibawa ke tepi sungai. Lakukan pengecekan beberapa hal terhadap motor, antara lain;

Cek oli yang tercampur air
Untuk motor 4 tak, cek oli mesin. Jika terlihat seperti susu, itu artinyaoli telah tercampur air. IDB merekomendasikan, jangan dipaksa motor dihidupkan mesinnya, kalau gak mau mesin jadi jebol! Lebih baik motor dievakuasi dan segera diganti olinya. Jika oli masih normal, baca tips berikutnya di bawah ini.

Keringkan filter udara
Lepas filter udara dan keringkan, minta teman anda untuk menghidupkan motornya dan kemudian taruh filter udara yang basah tersebut tersebut di depan ujung knalpot. Ini akan mempercepat proses pengeringan filter udara.

Buka Busi
Buka busi dan bersihkan dari air.

Berdirikan motor
Jika filter udara dan busi sudah dibersihkan dan kering, berdirikan motor dengan posisi mulut knalpot di bawah, menghadap ke tanah. Ini untuk mengeluarkan air yang ada di dalam knalpot. Coba berulang kali motor diberdirikan dengan cara ini, sampai air dalam knalpot benar-benar keluar tuntas.

Setelah semua langkah itu dilakukan, coba motor dihidupkan. Jangan langsung pakai electric starter, coba dulu pakai kick starter. Jika sudah dicoba dihidupkan namun motor tidak juga mau hidup, maka tidak ada cara lain selain motor harus dievakuasi! (IDB).

Rabu, 13 Agustus 2014

Dijual Trail Enduro Husqvarna TE 250 tahun 2013 Lengkap dengan Surat STNK dan BPKB

Dijual trail enduro Husqvarna TE 250R red head tahun 2013 yang dilengkapi dengan surat STNK dan BPKB. Motor dengan plat N Malan ini siap dikapai petualangan dan offroad kemana saja, tanpa takur terkena semprit polisi. Kondisi motor yang sangat mulus ini dijual dengan harga Rp 82 juta. Yang minat serius silahkan langsung telpon ke 082244545333, maaf tidak melayani SMS atau PM, silahkan langsung telpon saja. SUDAH LAKU!

Selasa, 12 Agustus 2014

Perawatan Motor Trail Setelah Dipakai Offroad


Banyak orang yang setelah offroad, motor trail-nya dibiarkan begitu saja, bahkan tetap dibiarkan kotor dalam jangka waktu lama. Perilaku seperti ini akan membuat umur motor akan lebih pendek, akan banyak parts motor lebih cepat aus. Padahal kalau waktunya ganti spare parts motor trail build up seringkali harus merogoh kocek dalam-dalam. Makanya perlu dilakukan “pertolongan pertama” pada motor trail yang habis dipakai offroad.

Hal-hal yang wajib dilakukan terhadap motor setelah dipakai offroad antara lain:

1           Segera cuci motor
Jangan menunda untuk mencuci motor kesayangan anda. Kalau capek, langsung saja dibawa ke tempat cucian. Pastikan pada waktu mencuci motor itu lubang knalpot ditutup, agar tidak kemasukan air. Jangan menyemprot air dengan tekanan kuat pada bagian kelistrikan, karburator/injector, dan decal.

2          Perawatan rantai
Lumasi frantai dengan pelumas rantai (chain lube) setelah anda mencuci motor. Cek juga ketegangan rantai, jika kendor langsung saja dikencangkan. Harga rantai lumayan mahal, pastikan anda merawatnya dengan benar, agar awet.
3
            Cek air radiator dan oli
Buka tutup radiator, cek ketinggian air radiator. Jika airnya kurang, langsung saja ditambah dengan air radiator. Jangan ditambah dengan air biasa ataupun air Aqua. Kemudian cek level oli mesin, jika terihat kurang, tambahkan oli mesin. Ketika dipakai offroad dalam jangka waktu cukup lama, bisa saja oli mesin mengalami pengurangan karena pemuaian atau kebocoran halus.

4          Semprot dengan WD40
Untuk mencegah berkarat, semprot bagian-bagian yang mudah berkarat dengan cairan WD40.

5          Bersihkan filter udara
Cek filter udara, jika terlihat kotor, langsung saja dibersihkan. Cek cara membersihkan filter udara di artikel lain di website IDB ini.

6          Periksa mur dan baut
Setelah digeber di jalur offroad seharian, seringkali ada bau tau mur yang kendor. Hal spele ini sering terlewatkan dan akan jadi masalah besar ketika ada masalah di jalur offroad. Masalah besar itu bisa saja dimulai dari hal kecil, yaitu hilangnya baut.

Sumber: IDB dan Australasian Dirt Bike